
IHSG mencapai peringkat 3 ASEAN sepanjang 2025 dengan kenaikan 22,10% year-to-date hingga akhir Desember, kalah dari VN Index Vietnam (38,53%) dan STI Singapura (22,41%). Penutupan di level 8.644,25 poin pada 29 Desember 2025 didorong inflow asing dan kapitalisasi pasar nomor 1 regional.
Faktor Pendukung
Pertumbuhan sektor perbankan, konsumsi domestik, dan ekspektasi kebijakan moneter longgar jadi katalis utama. IHSG unggul atas Malaysia (2,35%), Filipina (-7,29%), dan Thailand (-10,53%).
Prospek 2026
Analis prediksi IHSG tembus 10.000 poin, didukung ekonomi 5% dan arus modal asing agresif meski volatil.