
Guru Besar Fakultas Hukum UGM Zainal Arifin Mochtar menerima teror telepon ancaman dari nomor tak dikenal (+62838 41429) pada Jumat (2/1/2026), yang mengaku dari Polresta Yogyakarta. Penelepon dengan suara dibuat berat perintahkan ia datang bawa KTP atau akan ditangkap segera, tapi Zainal anggap ini penipuan biasa dan hanya tertawa.
Respons Zainal Arifin
Ia unggah pengalaman di Instagram @zainalarifinmochtar, sebut ini bukan pertama kali (sudah dua kali sebelumnya), dan prihatin penipu pakai nama polisi bebas beraksi. Zainal tegas: “Jangan gunakan nama polisi untuk ancam orang, itu tidak berpengaruh”.
Konteks Serupa
Kasus ini mirip teror terhadap aktivis lingkungan Ibal dan influencer Donny Sherlynavita yang dapat bom molotov setelah kritik pemerintah, tunjukkan pola intimidasi via telepon atau fisik. Polisi anggap penipuan umum, belum konfirmasi tindak lanjut khusus.