
Orang tua siswa di Bekasi Barat mendatangi kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk protes porsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tak sesuai anggaran Rp15.000/hari per anak, bawa sampel makanan ke dapur SPPG.
Mereka kesal dengan menu Ramadan seperti roti, pisang, susu kental manis, dan kurma yang dianggap tak bergizi layak, bahkan ditemukan roti berjamur sebelum dibagikan.
Aksi ini bagian gelombang protes nasional MBG, beberapa sekolah tolak distribusi karena khawatir kesehatan siswa.
- Paket dirapel 2-3 hari tapi porsi diklaim tak sebanding
- Menu kering Ramadan dinilai “makanan basi” bukan gizi seimbang
- SPPG klarifikasi kesalahpahaman distribusi, janji evaluasi
Kepala SPPG Bekasi Barat mediasi, komitmen perbaiki kualitas & transparansi; orang tua tuntut audit anggaran Rp223 T nasional.
Video: Sindonews