
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan atlet terjun payung Widiasih (58) yang dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan saat Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung Porprov Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Perairan Bagolo, Pangandaran, Jawa Barat, pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 07.45 WIB.
Jasad Widiasih ditemukan berjarak sekitar 9 nautical mile dari lokasi awal kejadian di Perairan Bojongsalawe. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian intensif yang telah berlangsung selama empat hari di tengah kondisi cuaca laut yang tidak bersahabat.
Kecelakaan terjadi pada Selasa (30/12/2025) saat Widiasih bersama atlet terjun payung lainnya, Rusli (64), mengikuti kejuaraan resmi tingkat daerah. Keduanya merupakan atlet asal Bandung yang terjatuh ke laut setelah mengalami perubahan arah angin di ketinggian sekitar 10.000 kaki. Rusli lebih dahulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara Widiasih sempat dinyatakan hilang.
Proses pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari berbagai unsur, termasuk Polres Pangandaran, Basarnas, Polairud Polda Jawa Barat, serta relawan dan instansi terkait. Penyisiran dilakukan secara luas di wilayah perairan Bojongsalawe hingga Batukaras dengan menggunakan perahu, jet ski, drone thermal, hingga robot bawah air.
Namun, upaya pencarian sempat menghadapi sejumlah kendala, terutama cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan arus laut yang kuat pada hari-hari awal operasi. Meski demikian, tim SAR terus memperluas area pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Dengan ditemukannya Widiasih, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak berwenang menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga dirgantara tersebut guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.