
The Walt Disney Company mengirimkan surat peringatan (cease-and-desist letter) kepada ByteDance, pemilik TikTok, atas tuduhan pelanggaran hak cipta terkait AI video generator Seedance 2.0.
Disney menuding ByteDance melatih Seedance 2.0 menggunakan “perpustakaan bajakan” karakter ikonik seperti Spider-Man, Darth Vader, dan tokoh Star Wars/Marvel lainnya tanpa izin, yang disebut sebagai “perampokan virtual” kekayaan intelektual.
ByteDance janji perketat safeguards untuk cegah penggunaan IP tanpa otorisasi, sambil klaim hormati hak cipta; langkah ini respons atas surat dari Disney dan studio lain seperti Paramount.
Kasus ini tambah daftar sengketa Hollywood vs AI generatif; Disney kontras pilih lisensi resmi dengan OpenAI untuk karakter serupa, sementara tuntut ByteDance hentikan pelanggaran massal.