Kisah Brad Moore dan putrinya, Evelyn, kembali menarik perhatian setelah foto keduanya menggunakan alat bantu berjalan beredar di media sosial. Evelyn diketahui mengalami kelumpuhan pada bagian bawah tubuh setelah menjalani pengobatan kanker saat masih bayi.
Evelyn didiagnosis menderita neuroblastoma stadium 4 ketika berusia sekitar empat bulan. Tumor yang berada di dekat tulang belakangnya tidak dapat diangkat dan setelah menjalani delapan putaran kemoterapi, Evelyn mengalami kelumpuhan di bawah lengannya. Kanker tersebut kemudian dinyatakan dalam kondisi remisi.

Orang tua Evelyn tidak ingin keterbatasan tersebut membuat putrinya kehilangan kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan seperti anak-anak lainnya. Ketika dokter menyarankan agar Evelyn menunggu hingga berusia sekitar dua tahun sebelum mendapatkan kursi roda, keluarganya mencari alternatif.

Brad kemudian membuat kursi roda sederhana sendiri dengan memanfaatkan kursi bayi Bumbo bekas, papan talenan dapur, roda caster, dan roda kecil dari sepeda anak. Biayanya sekitar US$100. Kursi tersebut memungkinkan Evelyn bergerak secara mandiri ketika masih berusia sekitar satu tahun.

Perjalanan Evelyn kemudian berlanjut melalui program rehabilitasi. Pada 2018, ketika berusia sekitar 2,5 tahun, ia mengikuti latihan berjalan menggunakan treadmill dan alat bantu mobilitas bernama Upsee. Alat tersebut menghubungkan tubuh Evelyn dengan ayahnya sehingga keduanya dapat bergerak bersama dengan kaki mereka berada pada platform yang sama.
Dengan bantuan alat tersebut, Brad dapat berjalan sambil menopang Evelyn. Sang anak kemudian dapat melakukan gerakan seperti berjalan di luar ruangan, sesuatu yang sebelumnya tidak dapat ia lakukan dari kursi roda. Salah satu momen yang dikenang keluarga adalah ketika Evelyn dapat mendekati semak dan mengeksplorasi lingkungan dari posisi berdiri.
Kisah ini kembali ramai dibagikan bertahun-tahun kemudian. Namun, perlu diluruskan bahwa foto yang beredar bukan menunjukkan Brad membuat “sepatu khusus” untuk putrinya. Perangkat yang digunakan dalam laporan tahun 2018 adalah Upsee, sebuah alat bantu mobilitas yang memungkinkan anak dengan keterbatasan gerak berdiri dan bergerak bersama orang dewasa.
Perjalanan Evelyn sebelumnya juga mendapat perhatian karena kreativitas keluarganya dalam mencari solusi mobilitas. Dokter yang menangani Evelyn menilai kursi roda buatan tersebut memberinya kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan secara lebih mandiri.
Kisah keluarga Moore menunjukkan perjalanan panjang Evelyn sejak menghadapi kanker saat bayi, menggunakan kursi roda buatan ayahnya, hingga mengikuti latihan mobilitas dengan dukungan sang ayah.