Cekcok Soal Lahan, Pria di Banyuasin Diduga Bacok Ayah Kandung hingga Tewas
Peristiwa tragis terjadi di Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). Seorang pria bernama Sumarno (32) diduga membacok ayah kandungnya, Sukeri (69), hingga meninggal dunia.
Kejadian berlangsung di rumah Sukeri yang berada di kawasan Parit 9 sekitar pukul 11.30 WIB. Menurut keterangan awal kepolisian, sebelum kejadian Sumarno dan ayahnya sempat terlibat cekcok.

Perselisihan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan lahan. Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, masalah lahan antara keduanya telah menjadi persoalan yang kemudian memicu pertengkaran.
Cekcok itu kemudian berujung kekerasan. Sumarno diduga mengambil sebilah parang dan menyerang ayahnya. Sukeri mengalami tiga luka bacok di bagian leher dan meninggal dunia akibat luka tersebut.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di hadapan ibu dan saudara perempuan Sumarno yang berada di lokasi. Polisi kemudian mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang bukti.

Parang yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut telah diamankan polisi. Jenazah Sukeri kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah kejadian, Sumarno berhasil diamankan polisi dalam waktu kurang dari 24 jam. Ia kemudian dibawa ke Polres Banyuasin untuk menjalani pemeriksaan terkait kronologi dan motif kejadian.
Polisi masih mendalami persoalan lahan yang disebut menjadi pemicu cekcok. Karena penyidikan masih berlangsung, motif dan rangkaian kejadian secara lengkap masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini kini ditangani aparat Polres Banyuasin. Informasi mengenai dugaan pembacokan dan persoalan lahan masih berdasarkan keterangan awal kepolisian dan pemeriksaan terhadap Sumarno, sehingga proses hukum tetap harus menunggu hasil penyidikan.