Unggahan mengenai rencana bantuan bagi warga yang belum menikah berusia 17 tahun ke atas ramai dibicarakan di media sosial. Narasi yang beredar menyebut kelompok tersebut akan mendapatkan BLT dari pemerintah.
Namun, ada konteks penting: sampai saat ini program tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi bantuan yang resmi disalurkan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah masih menyusun skema program rekening gratis dan insentif bagi kelompok usia tersebut.
Rencana tersebut berkaitan dengan kebijakan pemerintah untuk memperluas kepemilikan rekening bank. Masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening akan menjadi sasaran pembukaan rekening secara massal.
Dalam skema yang sedang dihitung, setiap rekening akan mendapatkan saldo awal Rp50.000. Jika seluruh anggaran sekitar Rp3,8 triliun digunakan untuk saldo tersebut, jumlah rekening yang dapat terisi secara matematis mencapai sekitar 76 juta.

Airlangga menjelaskan, pemerintah juga memikirkan program lanjutan untuk memastikan rekening yang sudah dibuat tidak menjadi dormant atau tidak aktif. Kelompok usia 17 tahun hingga sebelum menikah menjadi salah satu kelompok yang sedang dikaji untuk mendapatkan bentuk intervensi tertentu.
Karena itu, istilah “BLT untuk jomblo” sebenarnya merupakan penyederhanaan dari pembahasan pemerintah. Belum ada keputusan final bahwa setiap orang berusia 17 tahun ke atas yang belum menikah otomatis akan menerima BLT.
Pemerintah juga masih membahas mekanisme dan anggarannya bersama Kementerian Keuangan. Airlangga menyatakan program rekening gratis tersebut belum akan dimulai pada 2026 karena tahun ini masih digunakan untuk mematangkan skema pelaksanaannya. Antara News
Program rekening massal tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kepemilikan rekening bank dan meningkatkan inklusi keuangan. Pemerintah mempertimbangkan penggunaan data kependudukan Dukcapil untuk mencocokkan masyarakat yang sudah atau belum memiliki rekening.
Pada 24 September 2026, Airlangga menyebut terdapat sekitar 74 juta penduduk yang menurut pemetaan pemerintah belum memiliki rekening dalam kelompok sasaran tersebut. Jika masing-masing diberikan saldo awal Rp50.000, kebutuhan dana diperkirakan sekitar Rp3,8 triliun.
Dengan demikian, kabar “jomblo usia 17 tahun ke atas akan mendapat BLT” sebaiknya belum dipahami sebagai program yang sudah pasti cair. Yang sudah disampaikan pemerintah adalah adanya kajian pemberian saldo awal rekening dan kemungkinan program lanjutan bagi kelompok usia 17 tahun hingga belum menikah.