
Sepanjang Januari hingga November 2025, Indonesia mencatat 79.302 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), naik dari 67.870 orang pada periode sama tahun sebelumnya.
Distribusi Wilayah
Jawa Barat mendominasi dengan 17.234 pekerja atau 21,73% dari total, diikuti Jawa Tengah (14.005 orang), Banten (9.216 orang), DKI Jakarta, dan Jawa Timur. Data ini bersumber dari peserta Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan via Satudata Kemnaker.
Tren dan Penyebab
Angka PHK meningkat sepanjang tahun, dari 42.385 orang hingga Juni menjadi 79.302 hingga November, dipicu penurunan pesanan industri, efisiensi perusahaan, dan penutupan pabrik terutama di sektor tekstil, garmen, serta ritel.