
SD Muhammadiyah Sapen di Yogyakarta mencatat antrean pendaftaran siswa baru yang penuh hingga tahun ajaran 2032, dengan banyak orang tua menitipkan akta kelahiran anak sejak usia balita atau bahkan bayi. Fenomena ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan sekolah ini, yang menawarkan program reguler, digital, dan MIPA unggulan.
Sekolah menerapkan sistem penitipan dokumen satu tahun sebelum masuk, tanpa tes seleksi awal, memprioritaskan pendaftar pertama yang memenuhi usia 6-7 tahun atau anak berbakat dengan rekomendasi psikolog. Kuota per angkatan hanya 230 siswa, tapi penitip bisa dua kali lipat, sehingga antrean mengular hingga 148 anak untuk 2032-2033.
Biaya masuk sekitar Rp15 juta, SPP Rp980 ribu per bulan untuk kelas 6, plus daftar ulang tahunan Rp4-5 juta, meski ada subsidi silang 10% untuk siswa kurang mampu via program Orang Tua Asuh. Sekolah ini meraih prestasi terbaik di AS-PD Kota Yogyakarta dan peringkat dua provinsi DIY, mendorong rencana kampus baru di Bantul. Relevan dengan lokasi Anda di Yogyakarta dan minat pada tren lokal.