Sabtu, 24 Oktober 2026
Masuk
Berita

4.008 Sekolah di Korsel di Tutup Karena Kekurangan Siswa

Korea Selatan memang mengalami krisis demografi dengan tingkat fertilitas total (TFR) yang sangat rendah, mencapai 0,72 pada 2023 dan 0,75 pada 2024, meski ada sedikit kenaikan menjadi 0,85 pada September 2025. Penurunan ini berdampak…

Korea Selatan memang mengalami krisis demografi dengan tingkat fertilitas total (TFR) yang sangat rendah, mencapai 0,72 pada 2023 dan 0,75 pada 2024, meski ada sedikit kenaikan menjadi 0,85 pada September 2025. Penurunan ini berdampak langsung pada sektor pendidikan, di mana Kementerian Pendidikan mencatat 4.008 sekolah telah tutup hingga Maret 2025 karena kekurangan siswa. Mayoritas adalah sekolah dasar, tepatnya 3.674 unit, diikuti 264 SMP dan 70 SMA.[1][2][3][4][5]

 

## Data Penutupan Sekolah

Penurunan jumlah siswa dari 9,9 juta menjadi 5,07 juta mempercepat penutupan sekolah, terutama di daerah pedesaan. Dalam lima tahun terakhir, 158 sekolah tutup, dan 107 lagi diproyeksikan tutup dalam lima tahun mendatang. Selain itu, pada 2025 saja ada 49 sekolah tambahan yang ditutup akibat krisis populasi.[6][2][7][5]

 

## Tren Kelahiran Terkini

Meski tetap terendah di dunia dengan 4,76 kelahiran per 1.000 orang, ada tanda pemulihan seperti kenaikan 5,9% kelahiran pada Juli 2025 dan peningkatan selama 15 bulan berturut-turut. Faktor pendorong termasuk kebijakan pemerintah dan naiknya pernikahan, tapi tantangan seperti biaya hidup tinggi dan budaya kerja kompetitif masih dominan.[8][9][1]

 

[1](https://www.metrotvnews.com/read/KXyCWRxV-angka-kelahiran-di-korea-selatan-naik-selama-15-bulan-berturut-turut)

[2](https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8282746/kementerian-pendidikan-korsel-umumkan-4-000-sekolah-ditutup-kenapa)

[3](https://www.voaindonesia.com/a/tingkat-kelahiran-di-korea-selatan-naik-untuk-pertama-kalinya-dalam-9-tahun/7988500.html)

[4](https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8284723/krisis-populasi-di-korsel-makin-ngeri-lebih-dari-4-ribu-sekolah-ditutup)

[5](https://www.cnnindonesia.com/internasional/20251230063930-113-1311746/4008-sekolah-di-korsel-tutup-gegara-kekurangan-siswa)

[6](https://banjarmasin.insiderindonesia.com/detail/369918/korea-selatan-tutup-49-sekolah-akibat-penurunan-populasi-pendidikan-dan-demografi-menghadapi-tantangan-baru)

[7](https://www.staradio1073fm.com/krisis-populasi-korea-selatan-tutup-49-sekolah-pada-2025/)

[8](https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250925112913-33-670075/resesi-seks-mulai-memudar-korea-catatkan-kenaikan-angka-kelahiran)

[9](https://data.goodstats.id/statistic/terus-turun-berikut-negara-dengan-angka-kelahiran-terendah-2025-u3zRv)

[10](https://www.liputan6.com/hot/read/5934224/populasi-anjlok-dan-krisis-generasi-muda-49-sekolah-di-korea-selatan-tutup)

Pole Vox

Penulis

Pole Vox

Penulis di Pewarta Nusantara.