<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Transportasi Publik | Pewarta Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.pewartanusantara.com/tag/transportasi-publik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<description>Portal Berita Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2026 14:01:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-icon-pewarta-1-32x32.png</url>
	<title>Transportasi Publik | Pewarta Nusantara</title>
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Stasiun Sepi di Jepang Batal Ditutup demi Menunggu Satu-Satunya Penumpang Lulus Sekolah</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/stasiun-sepi-di-jepang-batal-ditutup-demi-menunggu-satu-satunya-penumpang-lulus-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erniyati Khalida]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 14:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hokkaido]]></category>
		<category><![CDATA[Japan Railway]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Kami-Shirataki]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=45433</guid>

					<description><![CDATA[Japan Railway menunda penutupan Stasiun Kami-Shirataki di Hokkaido karena seorang siswi SMA masih menggunakannya setiap hari. Stasiun itu baru ditutup setelah ia lulus pada 26 Maret 2016.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Stasiun Kami-Shirataki di Hokkaido, Jepang, pernah nyaris tidak memiliki penumpang. Japan Railway atau JR semula berencana menutup stasiun tersebut karena tidak lagi dianggap menguntungkan untuk dioperasikan.</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-title="Stasiun Kyu-Shirataki di Hokkaido Semula Merugi Parah dan Hendak Ditutup Permanen" data-pewarta-inline-description="Namun rencana dibatalkan demi seorang siswi yang bergantung pada kereta tersebut." data-pewarta-inline-source="Instagram"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/stasiun-kyu-shirataki-di-hokkaido-semula-merugi-parah-dan-hendak-ditutup-permanen.webp" class="attachment-full size-full" alt="Stasiun Kyu-Shirataki di Hokkaido Semula Merugi Parah dan Hendak Ditutup Permanen" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="Stasiun Kyu-Shirataki di Hokkaido Semula Merugi Parah dan Hendak Ditutup Permanen" data-pewarta-inline-description="Namun rencana dibatalkan demi seorang siswi yang bergantung pada kereta tersebut." data-pewarta-inline-source="Instagram" title="Stasiun Kyu-Shirataki di Hokkaido Semula Merugi Parah dan Hendak Ditutup Permanen" /><figcaption>Namun rencana dibatalkan demi seorang siswi yang bergantung pada kereta tersebut.</figcaption></figure>
<p>Rencana itu ditunda setelah diketahui bahwa seorang siswi SMA masih rutin menggunakan kereta dari stasiun tersebut untuk pergi dan pulang sekolah. Keberadaan satu penumpang membuat JR memilih mempertahankan layanan itu lebih lama.</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-description="Jadwal kereta sengaja diatur berhenti dua kali sehari menyesuaikan jam sekolahnya. Bagi mereka, masa depan seorang anak jauh lebih berharga daripada kerugian finansial" data-pewarta-inline-source="Instagram"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/gambar-pewarta-152.webp" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="Jadwal kereta sengaja diatur berhenti dua kali sehari menyesuaikan jam sekolahnya. Bagi mereka, masa depan seorang anak jauh lebih berharga daripada kerugian finansial" data-pewarta-inline-source="Instagram" /><figcaption>Jadwal kereta sengaja diatur berhenti dua kali sehari menyesuaikan jam sekolahnya. Bagi mereka, masa depan seorang anak jauh lebih berharga daripada kerugian finansial</figcaption></figure>
<p>Jadwal perjalanan kemudian disesuaikan dengan kebutuhan sekolah sang siswi. Kereta berhenti dua kali sehari: mengantarnya pada pagi hari dan menjemputnya pada sore hari.</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-description="Setiap musim dingin, para lansia desa secara sukarela menyekop salju tebal di peron. Teks ini menyebutnya sebagai bukti prinsip moral Jepang untuk tidak membiarkan siapa pun tertinggal." data-pewarta-inline-source="Instagram"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/gambar-pewarta-153.webp" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="Setiap musim dingin, para lansia desa secara sukarela menyekop salju tebal di peron. Teks ini menyebutnya sebagai bukti prinsip moral Jepang untuk tidak membiarkan siapa pun tertinggal." data-pewarta-inline-source="Instagram" /><figcaption>Setiap musim dingin, para lansia desa secara sukarela menyekop salju tebal di peron. Teks ini menyebutnya sebagai bukti prinsip moral Jepang untuk tidak membiarkan siapa pun tertinggal.</figcaption></figure>
<p>JR menetapkan penutupan stasiun setelah siswi tersebut menyelesaikan sekolah. Stasiun Kami-Shirataki akhirnya ditutup pada 26 Maret 2016, bertepatan dengan hari kelulusannya.</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-description="Tepat pada hari kelulusan sang siswi, stasiun ini akhirnya ditutup untuk selamanya. Air mata warga dan lambaian masinis menandai tuntasnya pengabdian yang sangat tulus." data-pewarta-inline-source="Instagram"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/gambar-pewarta-154.webp" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="Tepat pada hari kelulusan sang siswi, stasiun ini akhirnya ditutup untuk selamanya. Air mata warga dan lambaian masinis menandai tuntasnya pengabdian yang sangat tulus." data-pewarta-inline-source="Instagram" /><figcaption>Tepat pada hari kelulusan sang siswi, stasiun ini akhirnya ditutup untuk selamanya. Air mata warga dan lambaian masinis menandai tuntasnya pengabdian yang sangat tulus.</figcaption></figure>
<p>Kisah ini dikenal luas karena memperlihatkan bahwa keputusan layanan publik tidak selalu ditentukan semata-mata oleh jumlah pengguna atau keuntungan finansial. Dalam kasus ini, perjalanan kereta tetap dijalankan selama masih dibutuhkan oleh satu orang.</p>
<p>Penutupan Kami-Shirataki menandai berakhirnya layanan di sebuah stasiun terpencil yang selama beberapa waktu dipertahankan khusus untuk perjalanan seorang pelajar. Peristiwa itu kemudian menjadi contoh tentang bagaimana akses pendidikan dan kebutuhan warga dapat dipertimbangkan dalam pengelolaan transportasi.</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image"><img decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/gambar-pewarta-155.webp" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="" data-pewarta-inline-source="" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
