<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kriminal | Pewarta Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.pewartanusantara.com/tag/kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<description>Portal Berita Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jan 2026 15:22:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-icon-pewarta-1-32x32.png</url>
	<title>kriminal | Pewarta Nusantara</title>
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas, Ibu Luka Berat</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/perampokan-sadis-di-boyolali-bocah-6-tahun-tewas-ibu-luka-berat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seka one]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 15:22:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=39492</guid>

					<description><![CDATA[Kasus perampokan sadis di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, terjadi pada 29 Januari 2026 sore hari dan menewaskan anak berusia 6 tahun berinisial AO, sementara ibunya (DY atau Daryanti, 33-34 tahun) mengalami luka berat dan dirawat di RSUD Simo. Perampokan terjadi sekitar pukul 15.30-15.45 WIB di rumah korban, milik Purwanto (juragan sate kambing yang merantau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/01/b2-14.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Kasus perampokan sadis di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, terjadi pada 29 Januari 2026 sore hari dan menewaskan anak berusia 6 tahun berinisial AO, sementara ibunya (DY atau Daryanti, 33-34 tahun) mengalami luka berat dan dirawat di RSUD Simo.</p>
<h2></h2>
<p>Perampokan terjadi sekitar pukul 15.30-15.45 WIB di rumah korban, milik Purwanto (juragan sate kambing yang merantau ke Kalimantan); pelaku berinisial A atau AG (30 tahun), warga desa setempat beda RT, beraksi sendirian dengan senjata tajam. Pelaku ditangkap kurang dari 24 jam di Kudus oleh Polres Boyolali dan Ditkrimum Polda Jateng; polisi juga amankan kendaraan pelaku.</p>
<h2></h2>
<p>Keluarga korban (termasuk Wahyudi, 60 tahun, kerabat) menduga ada persoalan utang piutang karena pelaku tetangga dekat, saling kenal baik (istri pelaku sering ke rumah korban), tapi polisi belum konfirmasi motif pasti dan masih dalami. Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra tegaskan pelaku bukan keluarga korban dan beraksi sendiri; kasus dikembangkan sebagai pencurian dengan kekerasan.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ayah di Lamongan Bunuh Anak Kandung dengan Tabung Elpiji</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/ayah-di-lamongan-bunuh-anak-kandung-dengan-tabung-elpiji/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seka one]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 15:01:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=38358</guid>

					<description><![CDATA[Seorang ayah berinisial SM (76) di Lamongan, Jawa Timur, membunuh anak kandung semata wayangnya berinisial S (56), seorang guru, dengan memukul kepalanya menggunakan tabung elpiji 3 kilogram saat korban tertidur pada Jumat pagi, 23 Januari 2026. Korban meninggal di tempat kejadian di Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi, setelah dipukul berkali-kali hingga luka parah di kepala. Kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/01/F-c2-18.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Seorang ayah berinisial SM (76) di Lamongan, Jawa Timur, membunuh anak kandung semata wayangnya berinisial S (56), seorang guru, dengan memukul kepalanya menggunakan tabung elpiji 3 kilogram saat korban tertidur pada Jumat pagi, 23 Januari 2026. Korban meninggal di tempat kejadian di Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi, setelah dipukul berkali-kali hingga luka parah di kepala.</p>
<h2></h2>
<p>Kejadian terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat istri korban sedang belanja di pasar; pelaku memanfaatkan momen itu untuk menyerang anaknya yang sedang tidur. Istri menemukan mayat korban usai pulang dan melapor ke polisi, sementara pelaku sempat melarikan diri setelah berganti baju tapi ditangkap di depan Kantor Kecamatan Sukodadi.</p>
<h2></h2>
<p>Polsek Sukodadi mengamankan TKP, tabung elpiji 3 kg sebagai barang bukti utama, ponsel pelaku, serta sobekan kulit korban; jenazah dibawa ke RSUD dr Soegiri Lamongan. Kapolsek Iptu Moch Sokep menyatakan motif masih diselidiki lebih lanjut di Mapolres Lamongan.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembunuh Anak Politisi PKS Cilegon Tercatat Sebagai Karyawan Perusahaan Ternama</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/pembunuh-anak-politisi-pks-cilegon-tercatat-sebagai-karyawan-perusahaan-ternama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pole Vox]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 12:59:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=35425</guid>

					<description><![CDATA[Kasus kematian Mahm (9), anak dari Maman Suherman—anggota Dewan Pakar PKS Kota Cilegon—mulai terkuak setelah polisi menangkap pelaku HA (31). Penangkapan dilakukan saat HA tertangkap basah mencuri di rumah mantan DPRD Cilegon, Roisyudin Sayuri, pada Jumat (3/1/2026). Ini membuka tabir gelap yang selama ini diselimuti misteri. Profil Pelaku HA lahir tahun 1995 di Palembang, Sumatera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/01/Salinan-dari-Sumber-inilah.com_20260105_173351_0000.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Kasus kematian Mahm (9), anak dari Maman Suherman—anggota Dewan Pakar PKS Kota Cilegon—mulai terkuak setelah polisi menangkap pelaku HA (31). Penangkapan dilakukan saat HA tertangkap basah mencuri di rumah mantan DPRD Cilegon, Roisyudin Sayuri, pada Jumat (3/1/2026). Ini membuka tabir gelap yang selama ini diselimuti misteri.</p>
<h2>Profil Pelaku</h2>
<p>HA lahir tahun 1995 di Palembang, Sumatera Selatan, dan berstatus perantau di Cilegon. Meski begitu, ia punya pekerjaan tetap sebagai karyawan di perusahaan manufaktur besar di kawasan Ciwandan. Status ekonomi stabil ini kontras dengan aksinya sebagai pencuri, menimbulkan pertanyaan soal motif sebenarnya di balik kematian Mahm—apakah terkait pencurian atau ada unsur lain seperti dendam pribadi?</p>
<h2>Konteks Lokal Cilegon</h2>
<p>Cilegon, sebagai pusat industri di Banten, sering jadi sorotan kasus kriminal seperti pencurian rumah elite (termasuk mantan pejabat seperti Roisyudin). Kasus ini mirip tren pencurian di kawasan industri Ciwandan, di mana pekerja migran terlibat. Polisi kini dalami keterkaitan HA dengan kematian Mahm—mungkin melalui sidik jari, CCTV, atau saksi.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Menemukan 68 Anak di Indonesia Terpapar Paham White Supremacy</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/densus-88-menemukan-68-anak-di-indonesia-terpapar-paham-white-supremacy/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pole Vox]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 09:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Densus88]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=34580</guid>

					<description><![CDATA[Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap adanya paparan paham White Supremacy terhadap puluhan anak di Indonesia. Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyampaikan bahwa hingga Selasa, 30 Desember 2025, tercatat sebanyak 68 anak teridentifikasi terpapar ideologi ekstrem tersebut. White Supremacy merupakan paham ekstrem yang meyakini superioritas ras kulit putih di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/Salinan-dari-Sumber-inilah.com_20251231_161717_0000.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap adanya paparan paham White Supremacy terhadap puluhan anak di Indonesia. Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyampaikan bahwa hingga Selasa, 30 Desember 2025, tercatat sebanyak 68 anak teridentifikasi terpapar ideologi ekstrem tersebut.</p>
<p>White Supremacy merupakan paham ekstrem yang meyakini superioritas ras kulit putih di atas ras lain dan mendorong dominasi serta kekerasan terhadap kelompok yang dianggap berbeda. Temuan ini menandai munculnya ancaman ekstremisme berbasis ras di Indonesia, yang selama ini lebih banyak dihadapkan pada radikalisme berbasis ideologi atau agama.</p>
<p>Berdasarkan hasil interogasi Densus 88, anak-anak yang terpapar mengaku menggunakan paham White Supremacy sebagai pembenaran atas tindakan mereka. Ideologi tersebut tidak selalu dipahami secara mendalam, melainkan dijadikan legitimasi untuk melampiaskan dendam, ketidaksukaan terhadap individu atau kelompok tertentu, hingga pembenaran atas perilaku kekerasan.</p>
<p>“Dalam banyak kasus, paham ini digunakan sebagai alasan untuk membenarkan tindakan agresif, bukan karena keyakinan ideologis yang utuh,” ujar Mayndra dalam keterangannya.</p>
<p>Kasus ini menyoroti kerentanan anak dan remaja terhadap paparan ekstremisme, terutama melalui ruang digital. Media sosial seperti TikTok, Instagram, serta forum-forum daring dinilai menjadi saluran utama penyebaran konten ekstremis yang mudah diakses oleh kelompok usia muda. Di tengah karakter Indonesia sebagai negara multiras dan multikultural, ideologi White Supremacy dipandang bertentangan langsung dengan nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.</p>
<p>Dari sisi penegakan hukum, Densus 88 terus melakukan langkah pencegahan dan pemantauan terhadap potensi radikalisasi. Namun, aparat menilai penanganan kasus anak yang terpapar ekstremisme memerlukan pendekatan komprehensif, tidak hanya represif, tetapi juga edukatif dan preventif. Pengawasan aktivitas digital anak serta pendidikan toleransi sejak dini dinilai menjadi kunci penting.</p>
<p>Data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan tren peningkatan radikalisasi berbasis daring. Sejak 2023, radikalisasi online dilaporkan meningkat sekitar 30 persen, dengan anak dan remaja di bawah usia 18 tahun menjadi kelompok yang paling rentan menjadi sasaran.</p>
<p>Fenomena paparan White Supremacy di Indonesia juga mencerminkan globalisasi ekstremisme, seiring maraknya kasus kekerasan bermotif rasial di sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan Eropa. Pemerintah dipandang perlu memperkuat kolaborasi dengan platform digital untuk deteksi dini konten ekstremis, sekaligus meningkatkan literasi digital dan ketahanan ideologis generasi muda.</p>
<p>Kasus ini menjadi peringatan bahwa ancaman ekstremisme terus berkembang dengan bentuk dan narasi baru, sehingga memerlukan kewaspadaan bersama dari negara, keluarga, dan masyarakat luas.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternyata Layanan Aduan 110 Kepolisian Bukan Gimmick</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/ternyata-layanan-aduan-110-kepolisian-bukan-gimmick/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pole Vox]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 11:57:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DebtCollector]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=33617</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Nomor darurat polisi 110 di Indonesia memang bebas pulsa dan bisa dihubungi kapan saja saat menghadapi situasi darurat, termasuk konfrontasi dengan debt collector atau &#8220;matel&#8221; (mata elang). Layanan ini dikelola Polri untuk menangani keamanan, kekerasan, atau ancaman lainnya. Selain 110, nomor tunggal 112 juga gratis untuk berbagai darurat seperti kebakaran atau medis. &#160; &#160; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/Salinan-dari-Sumber-inilah.com_20251224_183700_0000.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>&nbsp;</p>
<p>Nomor darurat polisi 110 di Indonesia memang bebas pulsa dan bisa dihubungi kapan saja saat menghadapi situasi darurat, termasuk konfrontasi dengan debt collector atau &#8220;matel&#8221; (mata elang). Layanan ini dikelola Polri untuk menangani keamanan, kekerasan, atau ancaman lainnya. Selain 110, nomor tunggal 112 juga gratis untuk berbagai darurat seperti kebakaran atau medis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apa Itu Matel?</p>
<p>Matel atau mata elang adalah istilah untuk debt collector lapangan yang ditugaskan perusahaan leasing menagih tunggakan kredit kendaraan. Mereka berwenang memantau dan menarik barang jaminan, tapi wajib patuh hukum tanpa kekerasan atau intimidasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cara Hadapi Matel</p>
<p>Hubungi 110 segera jika debt collector bertindak kasar, mengancam, atau merampas kendaraan secara ilegal. Jelaskan situasi, lokasi, dan identitas secara singkat agar polisi cepat tanggap. Layanan ini gratis dari semua operator dan terhubung ke polres terdekat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nomor Darurat Lain</p>
<p>Polisi: 110 (keamanan, kriminal)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemadam Kebakaran: 113</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ambulans: 118/119</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>BNPB Bencana: 117</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SAR: 115</p>
<p>Semua nomor ini bebas pulsa dan prioritas 24 jam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Video: fakta.indo</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragis !! Sopir Truk Batu Bara Tewas, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/tragis-sopir-truk-batu-bara-tewas-tersangka-terancam-15-tahun-penjara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Seka one]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 15:13:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=33171</guid>

					<description><![CDATA[Polres Muaro Jambi menetapkan Andrianto (40), warga Desa Muaro Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, sebagai tersangka penganiayaan berujung tewasnya sopir truk batu bara Eko Rudi Setianto (45) di Talang Duku pada 15 Desember 2025. Pelaku ditangkap pada 16 Desember malam dan terancam hukuman 15 tahun penjara. ​ Kronologi Kejadian Andrianto dan sejumlah pemuda menghentikan truk Eko [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/Sopir-c2.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Polres Muaro Jambi menetapkan Andrianto (40), warga Desa Muaro Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, sebagai tersangka penganiayaan berujung tewasnya sopir truk batu bara Eko Rudi Setianto (45) di Talang Duku pada 15 Desember 2025. Pelaku ditangkap pada 16 Desember malam dan terancam hukuman 15 tahun penjara.</p>
<p>​</p>
<h2>Kronologi Kejadian</h2>
<p>Andrianto dan sejumlah pemuda menghentikan truk Eko karena tidak memasang terpal sesuai aturan, diduga terkait pungutan liar di kawasan tambang Muaro Jambi. Saat ditegur, korban melarikan diri ke stockpile, memicu pelaku melempar bongkahan batu bara ke kepala korban hingga luka robek serius.</p>
<p>​</p>
<p>Korban sempat dirawat tapi meninggal pada 16 Desember sore akibat cedera kepala, sementara polisi membantah pengeroyokan massal berdasarkan CCTV.</p>
<p>​</p>
<h2>Status Hukum</h2>
<p>Pelaku mengaku bertindak karena emosi saat korban dianggap melawan, dan kini ditahan untuk penyidikan lanjutan oleh Satreskrim Polres Muaro Jambi.</p>
<p>​</p>
<p>Kasus ini menyoroti maraknya pungli terhadap sopir angkutan batu bara di wilayah tersebut, yang sering berujung kekerasan.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidang Etik 6 Polisi atas pengeroyokan debt collector (mata elang)</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/sidang-etik-6-polisi-atas-pengeroyokan-debt-collector-mata-elang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pole Vox]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 12:43:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DebtCollector]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=32672</guid>

					<description><![CDATA[Konferensi pers terkait sidang kode etik enam polisi yang diduga mengkroyok debt collector hingga tewas di Kalibata, Jakarta Selatan, telah digelar Divpropam Polri pada 17 Desember 2025.​ Kronologi Kasus Insiden terjadi pada 11 Desember 2025, ketika enam anggota Yanma Mabes Polri berinisial Brigadir IAM, Bripda JLA, RGW, IAB, BN, dan AM diduga mengeroyok dua debt [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/Sumber-inilah.com_20251217_193912_0000.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Konferensi pers terkait sidang kode etik enam polisi yang diduga mengkroyok debt collector hingga tewas di Kalibata, Jakarta Selatan, telah digelar Divpropam Polri pada 17 Desember 2025.​</p>
<h2>Kronologi Kasus</h2>
<p>Insiden terjadi pada 11 Desember 2025, ketika enam anggota Yanma Mabes Polri berinisial Brigadir IAM, Bripda JLA, RGW, IAB, BN, dan AM diduga mengeroyok dua debt collector (mata elang) di kawasan TMP Kalibata, menyebabkan satu tewas dan satu luka berat. Aksi ini dipicu solidaritas sempit antar anggota, melanggar Pasal 17 ayat 3 Perpol No. 7/2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.​</p>
<h2>Sidang Etik dan Sanksi</h2>
<p>Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung TNCC Mabes Polri menilai pelanggaran berat karena kesengajaan dan dampak luas terhadap institusi. Kompolnas mendorong sanksi maksimal seperti Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), selain proses pidana. Konferensi pers dipimpin Karo Penmas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan komitmen Polri tanpa pandang bulu.​</p>
<h2>Respons Publik</h2>
<p>Kasus ini memicu kritik keras soal premanisme oknum polisi, dengan Polri berjanji transparan dan efek jera. Live streaming sidang juga tayang di YouTube untuk akuntabilitas.</p>
<p>Sumber: kompas</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Polisi Kroyok Debt Collector</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/6-polisi-kroyok-debt-collector/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pole Vox]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 09:22:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DebtCollector]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=32193</guid>

					<description><![CDATA[Enam oknum anggota Polri dari Satuan Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri diduga mengeroyok dua debt collector hingga tewas di area parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis 11 Desember 2025. &#160; Kronologi Awal Mula Insiden bermula sekitar pukul 15.30-15.45 WIB ketika dua debt collector menghentikan sepeda motor milik salah satu tersangka, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/Salinan-dari-Teks-paragraf-Anda_20251214_161823_0000.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Enam oknum anggota Polri dari Satuan Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri diduga mengeroyok dua debt collector hingga tewas di area parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis 11 Desember 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kronologi Awal Mula</p>
<p>Insiden bermula sekitar pukul 15.30-15.45 WIB ketika dua debt collector menghentikan sepeda motor milik salah satu tersangka, Brigadir AM, untuk ditarik karena tunggakan kredit. Saat kunci kontak dicabut, oknum polisi merasa tidak terima sehingga terjadi cekcok mulut yang berujung pengeroyokan brutal terhadap korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban dan Dampak</p>
<p>Dua debt collector tewas: satu meninggal di tempat kejadian, sementara yang lain (NAT, 32, asal Bekasi) di RSUD Budhi Asih. Peristiwa memicu kerusuhan lanjutan dengan pembakaran warung, kerusakan empat mobil, tujuh motor, 14 lapak pedagang, dua kios, dan dua rumah warga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Respons Polisi</p>
<p>Polda Metro Jaya menetapkan enam tersangka berinisial JLA, RGW, IAB, IAM, BN, dan AM, dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan menyebabkan kematian. Keenamnya terbukti pelanggaran berat dan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terkait</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
