<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kantor Gubernur Kaltim &#8211; Pewarta Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.pewartanusantara.com/tag/kantor-gubernur-kaltim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<description>Portal Berita Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2026 10:37:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-icon-pewarta-1-32x32.png</url>
	<title>Kantor Gubernur Kaltim &#8211; Pewarta Nusantara</title>
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Drone Perekam Aksi Demo Tak Sengaja Tangkap Aktivitas di Dalam Kantor Gubernur Kaltim</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/drone-perekam-aksi-demo-tak-sengaja-tangkap-aktivitas-di-dalam-kantor-gubernur-kaltim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2026 10:37:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Demo]]></category>
		<category><![CDATA[Drone]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Gubernur Kaltim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=48587</guid>

					<description><![CDATA[Drone yang diterbangkan untuk merekam demonstrasi di Jalan Gajah Mada, Samarinda, justru menangkap aktivitas seseorang di balik kaca Gedung Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Rekaman tersebut viral dan memunculkan pertanyaan mengenai identitas serta kegiatan sosok yang terlihat, meski belum ada klarifikasi resmi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah rekaman drone yang awalnya digunakan untuk mengabadikan suasana demonstrasi di Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur, justru memperlihatkan aktivitas lain yang terjadi di dalam Gedung Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Rekaman tersebut menjadi perhatian setelah kamera drone diduga menangkap sosok seseorang yang sedang beraktivitas di balik kaca gedung.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/11/2026), ketika massa demonstran berkumpul di sekitar kantor gubernur untuk menyampaikan aspirasi. Di tengah berlangsungnya aksi, sebuah drone diterbangkan untuk merekam situasi dari udara, termasuk kondisi massa dan area sekitar gedung pemerintahan.</p>
<p>Namun, hasil rekaman justru memperlihatkan pemandangan yang tidak terduga. Kamera drone tampak menangkap sosok seseorang di salah satu ruangan gedung. Orang tersebut terlihat berada di balik kaca dengan kondisi yang kemudian memunculkan berbagai perhatian dan spekulasi di media sosial.</p>
<p>Keberadaan sosok tersebut menjadi sorotan karena rekaman diambil ketika demonstrasi sedang berlangsung di luar gedung. Sementara massa menyampaikan aspirasi di area depan kantor gubernur, aktivitas di dalam gedung ikut terekam tanpa diduga oleh pengoperasi drone.</p>
<p>Video tersebut kemudian menyebar dan memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warganet mempertanyakan siapa sosok yang terlihat dalam rekaman serta aktivitas apa yang sebenarnya sedang dilakukan di ruangan tersebut.</p>
<p>Meski demikian, rekaman visual yang beredar belum cukup untuk memastikan identitas maupun kegiatan orang yang tertangkap kamera. Tidak ada keterangan resmi yang menjelaskan apakah sosok tersebut merupakan pegawai pemerintah, pejabat, atau pihak lain yang sedang berada di dalam gedung.</p>
<p>Peristiwa ini juga memperlihatkan bagaimana penggunaan teknologi perekaman udara dapat menangkap berbagai aktivitas di sekitar lokasi pengambilan gambar. Namun, hasil rekaman tetap perlu ditafsirkan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru mengenai seseorang.</p>
<p>Hingga informasi tersebut beredar, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengenai identitas sosok maupun aktivitas yang terekam di dalam gedung. Karena itu, kejadian tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.</p>
<p>Di tengah perhatian publik terhadap aksi demonstrasi, rekaman drone ini menambah perbincangan mengenai situasi di sekitar Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Masyarakat masih menunggu penjelasan untuk mengetahui konteks sebenarnya dari aktivitas yang tidak sengaja tertangkap kamera tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Massa Demo Lempari Kantor Gubernur Kaltim dengan Sayuran Busuk, Protes Tuntut Pemerintah Bertindak</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/massa-demo-lempari-kantor-gubernur-kaltim-dengan-sayuran-busuk-protes-tuntut-pemerintah-bertindak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2026 06:35:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Gubernur Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Sayuran Busuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=48574</guid>

					<description><![CDATA[Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar demonstrasi di Kantor Gubernur Kaltim dengan melemparkan sayuran busuk sebagai simbol kekecewaan. Massa menuntut penyelesaian persoalan karhutla, kelangkaan BBM, pemadaman listrik, hingga kompensasi bagi warga terdampak ISPA.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Aksi demonstrasi Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) di Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda, Rabu (4/11/2026), berlangsung dengan cara yang tidak biasa. Massa melemparkan sayuran dan sejumlah bahan makanan busuk ke area kantor gubernur sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian konkret dari pemerintah daerah.</p>
<p>Aksi tersebut merupakan lanjutan demonstrasi pada 21 Oktober 2026. Massa kembali mendatangi kantor gubernur untuk menagih realisasi tuntutan sebelumnya, terutama terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), serta pemadaman listrik yang masih berulang di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.</p>
<p>Pelemparan sayuran busuk menjadi simbol kekecewaan terhadap kondisi masyarakat yang terdampak gangguan pasokan listrik. Pemadaman yang berlangsung berulang kali dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-source="Instagram/nowdots"><img decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/11/massa-demo-lempari-kantor-gubernur-kaltim-dengan-sayuran-busuk-protes-tuntut-pemerintah-bertindak.png" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="" data-pewarta-inline-source="Instagram/nowdots" /></figure>
<p>Salah seorang peserta aksi mengungkapkan bahwa gangguan listrik telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Ia mengaku usaha peternakan miliknya ikut terdampak karena pemadaman listrik yang terjadi berulang kali. Kondisi tersebut dinilai semakin memprihatinkan mengingat Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu bara.</p>
<p>Selain persoalan listrik, massa juga menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan masyarakat. Mereka meminta pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap warga yang mengalami gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap karhutla.</p>
<p>Dalam demonstrasi kali ini, GERAM turut menyampaikan dua tuntutan tambahan. Pertama, pemberian kompensasi kepada masyarakat yang mengalami ISPA akibat karhutla. Kedua, pencopotan Sudarno dari tim ahli gubernur karena dinilai menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.</p>
<p>Massa juga mempertanyakan ketidakhadiran Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas&#8217;ud dan Wakil Gubernur Seno Aji untuk menemui mereka secara langsung. Mereka menginginkan penjelasan mengenai perkembangan tuntutan yang sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah provinsi.</p>
<p>Sejumlah perwakilan pemerintah daerah disebut telah berupaya membuka ruang dialog dengan massa. Namun, demonstran tetap menginginkan pertemuan langsung dengan gubernur atau wakil gubernur. Perbedaan keinginan tersebut membuat upaya komunikasi belum menghasilkan kesepakatan.</p>
<p>Aksi pelemparan sayuran busuk akhirnya menjadi salah satu gambaran kekecewaan massa terhadap lambatnya penyelesaian persoalan yang mereka sampaikan. Demonstrasi berlangsung hingga sore dan malam hari sebelum massa membubarkan diri.</p>
<p>Peristiwa ini kembali memperlihatkan besarnya tuntutan masyarakat terhadap pemerintah daerah, terutama dalam persoalan pelayanan dasar seperti ketersediaan listrik, penanganan bencana lingkungan, dan perlindungan kesehatan warga.</p>
<p>GERAM menyatakan akan terus mengawal tuntutan tersebut sampai terdapat tindak lanjut yang dinilai nyata. Sementara itu, pemerintah provinsi diharapkan memberikan penjelasan terbuka mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan agar aspirasi masyarakat tidak berhenti pada proses dialog dan janji penyelesaian.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
