Pewarta Nusantara
Add Post Menu

Irfan Hakim

Seka one
2 bulan yang lalu
Sindir 'Pembelaan Buta', Kuasa Hukum Anak yang Gugat Denada Peringatkan Sederet Artis Senior!

Sindir 'Pembelaan Buta', Kuasa Hukum Anak yang Gugat Denada Peringatkan Sederet Artis Senior!

Sindir 'Pembelaan Buta', Kuasa Hukum Anak yang Gugat Denada Peringatkan Sederet Artis Senior!
News

Kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada, geram karena kliennya diduga diintimidasi psikis oleh teman-teman Denada saat acara di Mampang, Jakarta Selatan, pada akhir Januari 2026, sehingga ia peringatkan Iis Dahlia dan Irfan Hakim agar tidak ikut campur. Ressa dituduh sebagai penyebab boikot yang bikin Denada kehilangan pekerjaan TV, padahal kasus ini soal gugatan penelantaran anak senilai Rp7 miliar yang masih berproses di PN Banyuwangi.

Ressa, yang mengaku anak kandung Denada, digugat setelah somasi dari adik Denada; keluarganya klaim ada ancaman pistol saat serah terima bayi usia 10 hari dulu, memicu gugatan PLH. Mediasi gagal, kini lanjut ke pokok perkara meski kuasa hukum Denada bilang sang penyanyi tak pernah abaikan Ressa.

Ronald sindir Iis Dahlia karena poin-poinnya menyudutkan Ressa, dan minta Irfan Hakim objektif jangan bela teman buta; Iis Dahlia balas bingung dituduh intimidasi tanpa konteks jelas. Kasus viral tuai simpati buat Ressa yang klaim ditelantarkan puluhan tahun.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Seka one
3 bulan yang lalu
Tragedi 2017, Duka yang Masih Membekas

Tragedi 2017, Duka yang Masih Membekas

Tragedi 2017, Duka yang Masih Membekas
News

Irfan Hakim menceritakan kronologi tragis kematian ayahnya, Haji Rosyid Sukarya, pada 21 November 2017 di sebuah rumah sakit di Bandung setelah dirawat 53 hari akibat komplikasi ginjal. Awalnya kaki bengkak saat rencana umroh keluarga, tapi kondisi memburuk karena dugaan Malapraktik seperti cuci darah leher bocor sejak sore tak dijahit hingga besok, timbulkan pendarahan parah meski ibunya Irfan sudah mohon pertolongan.

Detail Malapraktik

Irfan saksikan ayahnya sadar tapi dibiarkan bocor darah berjam-jam, kesal berat dan doakan dokter rasakan hal sama, sebut itu kelalaian fatal. Ia simpan bukti rekaman tapi ogah sebar, pilih pendam luka 8 tahun hingga ungkap di podcast Sara Wijayanto Comic 8 Revolution (23 Desember 2025).

Emosi Irfan

Tangis pecah saat cerita, akui masih dendam tapi tak tuntut hukum karena tak ingin tambah beban keluarga; ayah dimakamkan di Parakan, Muncang, Sumedang. Kisah ini viral, soroti penting etika medis dan tuntutan pidana malapraktik maksimal 5 tahun penjara.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap