<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gerakan Tangan | Pewarta Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.pewartanusantara.com/tag/gerakan-tangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<description>Portal Berita Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Sep 2026 07:10:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-icon-pewarta-1-32x32.png</url>
	<title>Gerakan Tangan | Pewarta Nusantara</title>
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Di Jepang Ada Gerakan Tangan yang Konon Bisa Melihat Makhluk Gaib</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/berita/di-jepang-ada-gerakan-tangan-yang-konon-bisa-melihat-makhluk-gaib/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 07:10:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Makhluk Gaib]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=45725</guid>

					<description><![CDATA[Pernah melihat gerakan tangan seperti membuat “jendela” dengan jari?
Di Jepang dikenal sebagai Kitsune no Mado atau “Jendela Rubah”. Dalam folklor, gerakan ini dikaitkan dengan kemampuan mengenali kitsune atau makhluk yang menyamar.
Tradisinya memang terdokumentasi dalam sumber folklor Jepang, tetapi kemampuan melihat makhluk gaib tetap merupakan kepercayaan, bukan fakta ilmiah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jepang memiliki beragam tradisi dan kepercayaan rakyat yang berkaitan dengan yokai, kitsune, serta dunia gaib. Salah satunya adalah “Kitsune no Mado” atau “Jendela Rubah”, sebuah bentuk susunan jari yang menciptakan celah seperti jendela untuk melihat sesuatu yang dianggap tersembunyi.</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id"><img decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/di-jepang-ada-gerakan-tangan-yang-konon-bisa-melihat-makhluk-gaib.png" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id" /></figure>
<p>Dalam cerita rakyat, gerakan tersebut dikaitkan dengan kemampuan untuk mengenali sosok yang menyamar, terutama kitsune atau rubah gaib yang dipercaya dapat berubah wujud menjadi manusia. Namun, penting dicatat bahwa ini merupakan bagian dari folklor Jepang, bukan metode yang terbukti secara ilmiah untuk melihat makhluk gaib.</p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id"><img decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/di-jepang-ada-gerakan-tangan-yang-konon-bisa-melihat-makhluk-gaib-1.png" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id" /></figure>
<p>Catatan mengenai “Kitsune no Mado” bahkan telah terdokumentasi dalam sumber folklor Jepang. Basis data Kaii/Yokai dari International Research Center for Japanese Studies mencatat tradisi yang disebut “Kitsune no Mado” dalam karya “Kiyū Shōran”. Dalam salah satu cerita, seseorang dikisahkan dapat mengetahui wujud rubah yang menyamar dengan melihat melalui celah tertentu. </p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id"><img decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/di-jepang-ada-gerakan-tangan-yang-konon-bisa-melihat-makhluk-gaib-2.png" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id" /></figure>
<p>Menariknya, tradisi tersebut tidak selalu menggunakan susunan jari seperti yang populer di media sosial saat ini. Dalam beberapa catatan, seseorang melihat dari balik lengan pakaian atau melalui celah tertentu untuk membongkar penyamaran kitsune. Ada pula tradisi menggunakan kedua tangan untuk membuat bentuk seperti jendela. </p>
<figure class="wp-block-image size-large pewarta-inline-image" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id"><img decoding="async" width="1080" height="1350" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2026/09/di-jepang-ada-gerakan-tangan-yang-konon-bisa-melihat-makhluk-gaib-3.png" class="attachment-full size-full" alt="" loading="lazy" data-pewarta-inline-title="" data-pewarta-inline-description="" data-pewarta-inline-source="Instagram/bndct.id" /></figure>
<p>Apa itu Kitsune no Mado?</p>
<p> “Kitsune” berarti rubah dalam bahasa Jepang. “Mado” berarti jendela. Kitsune no Mado secara harfiah dapat dipahami sebagai “Jendela Rubah”. Bentuknya dibuat dengan menyusun dan mengaitkan jari kedua tangan sehingga menghasilkan sebuah celah.</p>
<p>Dalam kepercayaan rakyat, celah tersebut dikaitkan dengan kemampuan melihat sesuatu yang tersembunyi atau mengenali makhluk yang sedang menyamar. Tradisinya berkaitan dengan cerita tentang kitsune dan fenomena supranatural dalam folklor Jepang. Catatan mengenai praktik semacam ini telah muncul dalam literatur dan dokumentasi folklor Jepang sejak lama. </p>
<p>Kenapa disebut “Jendela Rubah”?</p>
<p>Dalam kepercayaan tradisional Jepang, kitsune memiliki posisi penting dalam cerita rakyat. Rubah kerap digambarkan sebagai makhluk yang memiliki kemampuan berubah wujud atau memperdaya manusia.</p>
<p>Karena itu, membuat celah kecil dengan tangan dan menggunakannya untuk melihat dipercaya memiliki fungsi simbolis: manusia seolah-olah membuat “jendela” untuk melihat sesuatu yang tidak terlihat dengan cara biasa.</p>
<p>Kajian folklor bahkan mencatat bahwa bentuk tangan tersebut dapat dipahami sebagai simbol batas antara dua dunia. Telapak dan punggung tangan muncul secara bersamaan sehingga gerakannya dianggap memiliki karakter “perbatasan” antara dunia manusia dan dunia yang dianggap lain. </p>
<p>Bukan cuma untuk kitsune</p>
<p>Konsep melihat sesuatu melalui celah sebenarnya muncul dalam berbagai tradisi Jepang. Kajian mengenai gestur folklor Jepang mencatat praktik melihat melalui celah atau bagian tertentu tubuh untuk mengenali sesuatu yang dianggap tidak biasa, termasuk yokai atau fenomena gaib. </p>
<p>Jadi, cerita tentang “Jendela Rubah” bukan sekadar tren internet baru. Ia merupakan bagian dari tradisi folklor yang memiliki sejarah dokumentasi cukup panjang.</p>
<p>Namun, klaim bahwa seseorang benar-benar dapat melihat dunia gaib dengan gerakan tersebut tidak memiliki pembuktian ilmiah. Makna utamanya berada dalam ranah cerita rakyat, kepercayaan, dan simbolisme budaya.</p>
<p>Menariknya, tradisi ini masih populer</p>
<p>Kitsune no Mado terus muncul dalam pembahasan budaya populer Jepang, termasuk karya sastra, cerita horor, permainan, dan konten internet.</p>
<p>Sebuah referensi dari National Diet Library Jepang juga mencatat bahwa tradisi membuat bentuk “jendela” dengan jari memiliki kaitan dengan permainan dan kepercayaan rakyat anak-anak di Jepang. </p>
<p>Jadi, jika melihat seseorang di internet membuat gerakan tangan tersebut lalu mengklaim bisa melihat makhluk gaib, konteks yang lebih tepat adalah menganggapnya sebagai praktik yang terinspirasi dari folklor Jepang.</p>
<p>Fakta singkat</p>
<ul>
<li>Asal: folklor Jepang</li>
<li>Nama: Kitsune no Mado</li>
<li>Arti: “Jendela Rubah”</li>
<li>Menggunakan susunan jari kedua tangan</li>
<li>Dikaitkan dengan kemampuan melihat atau mengenali sesuatu yang tersembunyi</li>
<li>Berkaitan dengan kitsune dan yokai</li>
<li>Memiliki catatan dalam literatur folklor Jepang</li>
<li>Tidak ada bukti ilmiah bahwa gerakan tersebut benar-benar dapat melihat makhluk gaib</li>
</ul>
<p>Jadi, “Jendela Rubah” memang memiliki akar dalam tradisi Jepang, tetapi kemampuannya melihat dunia gaib merupakan bagian dari kepercayaan dan cerita rakyat, bukan fenomena yang telah terbukti secara ilmiah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
