<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BBM &#8211; Pewarta Nusantara</title>
	<atom:link href="https://www.pewartanusantara.com/tag/bbm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<description>Portal Berita Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Dec 2025 15:11:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-icon-pewarta-1-32x32.png</url>
	<title>BBM &#8211; Pewarta Nusantara</title>
	<link>https://www.pewartanusantara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bahlil Lahadalia, Ada Upaya Operator SPBU Swasta Mencoba Mengatur Negara,</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/news/bahlil-lahadalia-ada-upaya-operator-spbu-swasta-mencoba-mengatur-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pole Vox]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 15:11:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU]]></category>
		<category><![CDATA[SPBUSWASTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=33042</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons operator SPBU yang dinilai coba mengatur negara. Namun Bahlil tidak menegaskan operator SPBU swasta mana yang mencoba mengatur negara. Ditinjau 10 sumber Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memang merespons kritik terhadap operator SPBU swasta yang dianggap mencoba mengatur negara, tapi ia sengaja tidak menyebut nama spesifik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img width="1200" height="675" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/43110.jpg" class="rssfeatured" alt="Bahlil Lahadalia, Ada Upaya Operator SPBU Swasta Mencoba Mengatur Negara," decoding="async" srcset="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/43110.jpg" sizes="(max-width: 1200px) 100vw" title="Bahlil Lahadalia, Ada Upaya Operator SPBU Swasta Mencoba Mengatur Negara,"></figure><figure><img decoding="async" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2025/12/Sumber-inilah.com_20251219_214551_0000.jpg" alt="" /></figure>
<div class="block-text">
<p>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons operator <a href="https://www.pewartanusantara.com/tag/spbu/">SPBU</a> yang dinilai coba mengatur negara. Namun <a href="https://www.pewartanusantara.com/tag/bahlil/">Bahlil</a> tidak menegaskan operator SPBU swasta mana yang mencoba mengatur negara.</p>
<p>Ditinjau 10 sumber</p>
<p>Menteri <a href="https://www.pewartanusantara.com/tag/esdm/">ESDM</a> Bahlil Lahadalia memang merespons kritik terhadap operator SPBU swasta yang dianggap mencoba mengatur negara, tapi ia sengaja tidak menyebut nama spesifik operator tersebut.</p>
<p>Pernyataan Bahlil</p>
<p>Bahlil menyatakan bahwa kuota impor <a href="https://www.pewartanusantara.com/tag/bbm/">BBM</a> 2026 untuk SPBU swasta yang taat aturan sudah dihitung dan akan segera diberikan, sementara yang tidak taat belum dihitung. Ia menegaskan, "Swasta yang tertib kepada peraturan negara, saya sudah menghitung. Kalau yang tidak tertib, belum saya hitung. Nanti saya sampaikan."</p>
<p>Konteks Masalah</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Jumat (19/12/2025), terkait isu kepatuhan regulasi impor BBM. Bahlil juga mengancam operator nakal dengan "tunggu tanggal mainnya," merujuk pada sanksi sesuai aturan negara.</p>
<p>Respons Sebelumnya</p>
<p>Sebelumnya pada Oktober 2025, Bahlil sempat mengultimatum SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo agar taat aturan atau cari negara lain, terkait kekosongan pasokan BBM. Pemerintah telah menaikkan kuota impor mereka 10% tapi menuntut ke</p>
<p>patuhan penuh.</p>
</div>
<p>© 2026. Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.pewartanusantara.com/news/bahlil-lahadalia-ada-upaya-operator-spbu-swasta-mencoba-mengatur-negara/">Bahlil Lahadalia, Ada Upaya Operator SPBU Swasta Mencoba Mengatur Negara,</a> diterbitkan pertamakali di <a rel="nofollow" href="https://www.pewartanusantara.com">Pewarta Nusantara</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sri Lanka Memutuskan untuk Menambahkan Lagi Kuota Bahan Bakar Kendaraan Mulai Bulan Depan</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/news/sri-lanka-memutuskan-untuk-menambahkan-lagi-kuota-bahan-bakar-kendaraan-mulai-bulan-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ardi Sentosa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jul 2023 14:36:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Bakar Kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Lanka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=27649</guid>

					<description><![CDATA[Pewarta Nusantara, Internasional - Menteri Tenaga dan Energi Sri Lanka, Kanchana Wijesekera, mengumumkan bahwa negara tersebut akan kembali menaikkan kuota bahan bakar untuk kendaraan mulai bulan depan. Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap stok dan kebutuhan bahan bakar, seperti yang dilansir oleh Xinhua News. Dalam keterangannya kepada media, Menteri Wijesekera menyatakan bahwa pihaknya telah meninjau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img width="1200" height="675" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2023/07/Untitled-design-2023-07-23T202112.056.jpg" class="rssfeatured" alt="Sri Lanka Memutuskan untuk Menambahkan Lagi Kuota Bahan Bakar Kendaraan Mulai Bulan Depan" decoding="async" srcset="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2023/07/Untitled-design-2023-07-23T202112.056.jpg" sizes="(max-width: 1200px) 100vw" title="Sri Lanka Memutuskan untuk Menambahkan Lagi Kuota Bahan Bakar Kendaraan Mulai Bulan Depan"></figure><p><a title="Pewarta Nusantara" href="https://www.pewartanusantara.com"><b>Pewarta Nusantara</b></a>, <strong>Internasional</strong> - Menteri Tenaga dan Energi <a href="https://www.pewartanusantara.com/tag/sri-lanka/">Sri Lanka</a>, Kanchana Wijesekera, mengumumkan bahwa negara tersebut akan kembali menaikkan kuota bahan bakar untuk kendaraan mulai bulan depan.</p>
<p>Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap stok dan kebutuhan bahan bakar, seperti yang dilansir oleh Xinhua News.</p>
<p>Dalam keterangannya kepada media, Menteri Wijesekera menyatakan bahwa pihaknya telah meninjau rencana dan pasokan kargo bahan bakar untuk enam bulan ke depan bersama Ceylon Petroleum Corporation.</p>
<p>Dalam prosesnya, mereka juga mengulas beberapa aspek, termasuk impor bahan bakar, operasi kilang, usulan peningkatan kapasitas kilang, kuota penggunaan bahan bakar (QR), kapasitas penyimpanan, otomatisasi sistem pengelolaan stok, perjanjian dengan stasiun bahan bakar, serta distribusi bahan bakar.</p>
<p>Sri Lanka sebelumnya telah memperkenalkan kuota bahan bakar mulai tahun sebelumnya sebagai respons atas kesulitan dalam membeli bahan bakar dengan jumlah yang memadai akibat kekurangan cadangan devisa.</p>
<p>Sejak itu, negara tersebut telah dua kali menaikkan kuota bahan bakar pada tahun ini untuk mencoba mengatasi masalah ketersediaan dan kebutuhan energi di dalam negeri.</p>
<p>Kebijakan peningkatan kuota bahan bakar ini tentunya menjadi langkah strategis bagi pemerintah Sri Lanka untuk mengatasi tantangan dalam sektor energi di negaranya.</p>
<p>Dengan meninjau dan memperbarui rencana impor dan pasokan bahan bakar, serta berbagai aspek terkait lainnya, diharapkan Sri Lanka dapat mengurangi ketergantungannya pada impor bahan bakar dan meningkatkan ketahanan energi dalam jangka panjang.</p>
<p>Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat sektor transportasi dan mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.</p>
<p>Baca Juga; <a title="Pemerintah Menegaskan Pentingnya Investasi Pendidikan melalui Beasiswa LPDP" href="https://www.pewartanusantara.com/pemerintah-menegaskan-pentingnya-investasi-pendidikan-melalui-beasiswa-lpdp/" rel="bookmark">Pemerintah Menegaskan Pentingnya Investasi Pendidikan melalui Beasiswa LPDP</a></p>
<p>Namun, tetap perlu adanya kebijakan yang berkelanjutan dan berbasis data dalam mengatur penggunaan bahan bakar di Sri Lanka.</p>
<p>Dengan memperhatikan perkembangan tren energi global dan pemanfaatan sumber daya alam yang lebih efisien, Sri Lanka dapat mengarahkan langkahnya menuju keberlanjutan energi dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dalam sektor energi.</p>
<p>Semoga kebijakan yang diambil oleh pemerintah dapat memberikan dampak positif bagi negara dan masyarakatnya dalam mencapai ketahanan energi yang lebih baik dan berkelanjutan. (*Ibs)</p>
<p>© 2026. Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.pewartanusantara.com/news/sri-lanka-memutuskan-untuk-menambahkan-lagi-kuota-bahan-bakar-kendaraan-mulai-bulan-depan/">Sri Lanka Memutuskan untuk Menambahkan Lagi Kuota Bahan Bakar Kendaraan Mulai Bulan Depan</a> diterbitkan pertamakali di <a rel="nofollow" href="https://www.pewartanusantara.com">Pewarta Nusantara</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JK Menilai Kebijakan Subsidi BBM Jokowi Tidak Pantas Dilanjutkan</title>
		<link>https://www.pewartanusantara.com/news/jk-menilai-kebijakan-subsidi-bbm-jokowi-tidak-pantas-dilanjutkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Erniyati Khalida]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 May 2023 16:56:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Jusuf Kalla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pewartanusantara.com/?p=9123</guid>

					<description><![CDATA[Pewarta Nusantara - Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), memberikan pandangannya mengenai beberapa kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya tidak pantas untuk dilanjutkan. Salah satunya adalah kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang masih dilakukan oleh pemerintah. Menurut JK, kebijakan subsidi BBM sebaiknya tidak dilanjutkan di masa mendatang. "Kalau dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure><img width="1200" height="675" src="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2023/05/JK-Menilai-Kebijakan-Subsidi-BBM-Jokowi-Tidak-Pantas-Dilanjutkan-1200x780.webp" class="rssfeatured" alt="JK Menilai Kebijakan Subsidi BBM Jokowi Tidak Pantas Dilanjutkan" decoding="async" srcset="https://www.pewartanusantara.com/wp-content/uploads/2023/05/JK-Menilai-Kebijakan-Subsidi-BBM-Jokowi-Tidak-Pantas-Dilanjutkan-1200x780.webp" sizes="(max-width: 1200px) 100vw" title="JK Menilai Kebijakan Subsidi BBM Jokowi Tidak Pantas Dilanjutkan"></figure><p><b>Pewarta Nusantara</b> - Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), memberikan pandangannya mengenai beberapa kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menurutnya tidak pantas untuk dilanjutkan.</p>
<p>Salah satunya adalah kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang masih dilakukan oleh pemerintah. Menurut JK, kebijakan subsidi <a href="https://www.pewartanusantara.com/tag/bbm/">BBM</a> sebaiknya tidak dilanjutkan di masa mendatang.</p>
<p>"Kalau dari sisi pemerintah dan tentu berpengaruh ke ekonomi nasional, pemerintah harus punya daya beli yang kuat. Karena itu, pemerintah seharusnya mengurangi dampak subsidi yang tidak perlu," kata JK dalam sesi Nation Hub, CNBC Indonesia (19/5).</p>
<p>Menurut JK, subsidi BBM sebenarnya dapat diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu, namun tidak perlu dilakukan secara terus-menerus.</p>
<p>Ia berpendapat bahwa masyarakat sebenarnya mampu membeli <a href="/tag/bbm">BBM</a> tanpa adanya subsidi. JK juga mengingatkan pengalaman pada tahun 2005 ketika ia menjabat, di mana kenaikan harga BBM hingga 100% diterima oleh masyarakat.</p>
<p>Selain itu, JK juga mengomentari mengenai nilai ekspor yang meningkat tetapi tidak diikuti dengan peningkatan cadangan devisa.</p>
<p>Ia menyatakan bahwa kebijakan hilirisasi yang sedang digencarkan oleh pemerintah saat ini sudah tepat, tetapi dampaknya akan lebih maksimal jika melibatkan usaha nasional secara penuh daripada mengandalkan investor asing.</p>
<p>"Pemerintah siapa pun di masa mendatang harus evaluasi ini. Jangan mengikuti kebijakan pemerintah yang sekarang," pungkasnya.</p>
<p>Baca juga: <a title="Heboh Isu Data Nasabah BSI Dicuri Lockbit, Ini Hak Nasabah dalam UU PDP" href="https://www.pewartanusantara.com/heboh-isu-data-nasabah-bsi-dicuri-lockbit-ini-hak-nasabah-dalam-uu-pdp/" rel="bookmark">Heboh Isu Data Nasabah BSI Dicuri Lockbit, Ini Hak Nasabah dalam UU PDP</a></p>
<p>JK menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus terus dievaluasi, dan pemerintahan selanjutnya tidak harus mengikuti apa yang dilakukan saat ini.</p>
<p>Evaluasi terhadap kebijakan yang diambil saat ini harus dilakukan oleh pemerintah di masa mendatang.</p>
<p>© 2026. Artikel <a rel="nofollow" href="https://www.pewartanusantara.com/news/jk-menilai-kebijakan-subsidi-bbm-jokowi-tidak-pantas-dilanjutkan/">JK Menilai Kebijakan Subsidi BBM Jokowi Tidak Pantas Dilanjutkan</a> diterbitkan pertamakali di <a rel="nofollow" href="https://www.pewartanusantara.com">Pewarta Nusantara</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
