Pewarta Nusantara

Rumah Adat Provinsi Maluku (Baileo)

Rumah Adat Maluku Baileo
Rumah Adat Maluku Baileo

Rumah adat Baileo sudah menjadi identitas dari masyarakat Maluku. Hal ini bisa dilihat dari segi arsitektur bangunan dan juga struktur yang syarat dengan kandungan filosofis. Gaya rumah adat Maluku ini sangatlah unik dan penuh dengan detail yang begitu menawan. Untuk lebih mengenal mengenai Rumah Baileo ini, silahkan menyimak ulasan lengkapnya berikut.

Baileo sendiri diambil dari bahasa asli Maluku dengan arti balai. Sesuai dengan fungsi utamanya yang bukan merupakan tempat tinggal, tetapi sebagai tempat diselenggarakan upacara keagamaan dan kegiatan adat lainnya. Berdasarkan hal tersebut, desain dari rumah ini juga dirancang dan disesuaikan dengan fungsinya.

Rumah ini memiliki struktur panggung dengan lantai yang sangat luas. Dibuat dari papan kayu dan sama sekali tidak menggunakan alat perekat seperti paku. Meski demikian, rumah ini sangatlah kokoh. Di dalamnya juga terdapat tiang berbentuk balok yang menopang atap. Kerangka atap rumah Baileo disusun atas daun kelapa dan daun sagu. Dengan bentuk prisma yang menjadi sebuah ciri khas rumah adat Maluku.

Mempunyai 3 buah anak tangga di bagian depan, serta kanan dan kirinya sebagai jalan memasuki rumah. Tepat di tangga depan, bisa dilihat ada batu sebagai alas untuk pujakan menuju tangga. Batu dengan bentuk datar tempat sesaji yang disebut dengan Pamali. Bukan hanya itu saja, rumah Baileo juga mempunyai ciri dengan makna filosofis di dalamnya. diantaranya ;

  • Sama sekali tidak mempunyai dinding penyekat. Menunjukan symbol keterbukaan dalam masyarakat serta dipercaya bisa memberikan keleluasaan bagi roh nenek moyang untuk keluar masuk.
  • Terdapat ornament yang berupa ukiran. Misalnya ukiran dengan motif 2 ekor ayam dan anjing atau ada juga ukiran bulan matahari atau bintang di bagian atap. Sebuah symbol tentang hukum adat dan ketuhanan.
  • Bila dilihat dari tiang penyangganya, maka jumlahnya ada 14 buah. 9 tiang di bagian depan belakang, dan samping kanan kiri rumah terdapat 5 tiang. Jumlah tersebut merupakan lambang dari persekutuan antar kelompok masyarakat Maluku.

Bagaimana unik bukan? Bila tertarik untuk melihat secara langsung, silahkan datang ke Maluku. Melihat rumah Baileo yang menjadi jati diri dari penduduk asli Maluku.

Lihat juga: Rumah Adat Maluku Utara

Nonton Streaming TV Online.
Erniyati Khalida

Erniyati Khalida

Penulis tetap di Pewarta Nusantara ( pewartanusantara.com ). Konten spesial Budaya Nusantara.

Advertisement