Puluhan ASN di Kendari Mengalami Keracunan Massal Usai Konsumsi Soto Ayam: Penyelidikan Sedang Dilakukan

Avatar
Google News
Puluhan ASN di Kendari Mengalami Keracunan Massal Usai Konsumsi Soto Ayam: Penyelidikan Sedang Dilakukan
Puluhan ASN di Kendari Mengalami Keracunan Massal Usai Konsumsi Soto Ayam: Penyelidikan Sedang Dilakukan - pewarta nusantara - (Foto: Liputan6.com)

Pewarta Nusantara, Kendari – Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Kendari diduga mengalami keracunan massal setelah mengkonsumsi soto ayam.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat bahwa para ASN yang mengalami keracunan massal mengalami berbagai gejala seperti pusing, sakit perut, mual, muntah, dan diare.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum, menjelaskan bahwa para ASN tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Puuwatu dan Klinik Sarlina Saf untuk mendapatkan perawatan medis.

Tim medis telah melakukan pemeriksaan dan penanganan dengan memberikan terapi cairan dan obat intravena kepada para ASN yang terkena keracunan. Saat ini, 21 orang sedang dirawat di Puskesmas Puuwatu dan 10 orang di Klinik Sarlina Saf.

Pihak Kepolisian Resor Kota Kendari (Polresta Kendari) dari Polda Sulawesi Tenggara sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab dugaan keracunan massal ini.

Sampel makanan dan muntahan korban telah diambil oleh polisi untuk diperiksa di laboratorium forensik. Selain itu, saksi-saksi termasuk para ASN yang menjadi korban keracunan dan pemilik katering yang menyediakan soto ayam tersebut juga telah diperiksa oleh polisi.

Baca juga: Iduladha 1444 H Jatuh pada 29 Juni 2023, Sesuai Penetapan Pemerintah

Sumber keracunan diduga berasal dari salah satu katering makanan di Kota Kendari yang sedang dalam tahap pengembangan dan pemeriksaan oleh pihak berwajib.

Kepolisian dan Dinas Kesehatan bekerja sama untuk mengungkap penyebab pasti keracunan massal ini, serta memastikan keselamatan dan kesehatan para korban yang sedang menjalani perawatan medis.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan menjaga kebersihan serta kualitas makanan yang dikonsumsi, demi mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan. (*Ibs)