“9 Miliar Dolar AS” Presiden Jokowi Dorongan Percepatan Pengembangan Ekosistem Baterai Listrik di Indonesia!

Avatar
Google News
Presiden Jokowi Menggebrak dengan Dorongan Megas untuk Mengembangkan Ekosistem Baterai Listrik di Indonesia!
Presiden Jokowi Menggebrak dengan Dorongan Megas untuk Mengembangkan Ekosistem Baterai Listrik di Indonesia! - pewarta nusantara - (foto: kompas.id)

Pewarta Nusantara – Presiden mendorong percepatan pengembangan ekosistem Baterai Listrik demi keberlanjutan energi hijau.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan dorongan kuat untuk mempercepat investasi dalam pengembangan ekosistem baterai mobil listrik di Kawasan Industri Hijau Bantaeng, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan hal ini setelah menghadiri rapat yang dipimpin oleh Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

Investasi ini akan dilakukan dalam kawasan industri yang berfokus pada energi hijau, dengan pemanfaatan tenaga angin di Sulawesi Selatan dan tambang nikel di Papua.

Bahlil menekankan bahwa percepatan investasi ini harus mematuhi mekanisme dan peraturan perundangan yang berlaku.

Investasi tersebut melibatkan konsorsium dari Inggris dan beberapa perusahaan, termasuk Glencore dari Swiss, Envision dari Inggris, serta Umicore dari Belgia.

Total nilai investasinya diperkirakan mencapai sekitar 9 miliar dolar AS. Dengan kerja sama ini, diharapkan produksi baterai listrik dapat memenuhi kebutuhan domestik dan juga diekspor ke luar negeri, terutama ke Eropa. (setkab.go.id)

Dorongan Presiden ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan sektor energi terbarukan dan mempercepat transisi ke mobilitas berkelanjutan.

Dengan pengembangan ekosistem baterai listrik yang lebih maju, diharapkan Indonesia dapat menjadi pusat produksi dan ekspor baterai listrik yang ramah lingkungan, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca dan mendukung keberlanjutan energi hijau di masa depan. (*Ibs)