Nasional News

Pemerintah Serang Optimalkan Peran Perempuan untuk Mewujudkan Kemajuan Desa

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Serang Rudy Suhartanto di Kajian Madani Serang Berkemajuan (KAMISAN), Rabu (24/11).

Jakarta, Pewartanusantara.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Serang Rudy Suhartanto optimis bahwa perempuan dapat berperan aktif dan memberikan contoh yang baik untuk mewujudkan kemajuan desa.

Hal ini disampaikan Rudy pada Kajian Madani Serang Berkemajuan  (KAMISAN) yang merupakan Program USAID MADANI yang telah dilaksanakan di 32 Kabupaten/Kota pada 6 Provinsi dalam rangka mendukung penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil (OMS) pada Rabu (24/11).

“Saya optimis terhadap program yang mengedepankan gender dan pelibatan perempuan. Karena mereka memberikan contoh yang baik,” tutur Rudi.

Rudi menceritakan, pada tahun 2015 desa di Kabupaten Serang masih jauh dari kemajuan, hal itu dapat dilihat dari hasil pendataan IDM yang menunjukkan sebanyak 164 desa di Kabupaten Serah berstatus sangat tertinggal dan tertinggal, atau 50 persen dari jumlah desa di Kabupaten Serang.

“Kami mencoba mulai bangkit, kami sadar bahwa infrastruktur bukan satu-satunya yang dapat memicu kesejahteraan. Tapi dengan infrastruktur yang baik akan memberikan kemudahan akses. Maka sejak tahun 2015 kita dorong bersamaan RPJMD yang menekankan kepada indeks pembangunan manusia,” jelasnya.

“Dan sekarang sudah di atas 80 persen jumlah infrastruktur di desa. Pendataan tahun 2021 menyisakan 19 desa yang tertinggal. Sekarang sudah mempunyai desa maju dan mandiri yang berjumlah 53 desa,” imbuh Rudi.

Rudi menegaskan, pemerintah kabupaten harus harus terjun langsung ke desa untuk memberikan pelatihan kepada pemerintah dan perangkat-perangkat di desa.

“Dengan membangun kolaborasi antara pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat desa ini akan memunculkan demokratisasi yang sangat berdampak bagi kemajuan desa itu sendiri,” katanya.

Untuk mengentaskan desa tertinggal di Kabupaten Serang, Rudi mengatakan pemerintah kabupaten mempunyai program Lomba Kampung Bersih dan Aman yang telah terlaksana sejak 2019.

“Dan hasilnya luar biasa, sekarang sudah ada perpustakaan di tingkat RT. Dan itu berangkat dari kemauan mereka. Mereka juga membuat taman bermain swadaya,” tuturnya.

Menurut Rudi, lomba tersebut juga mendorong masyarakat berswadaya dalam hal apapun untuk menunjukkan kreativitas dan inovasinya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

Tentang Penulis

Zainul Abidin

Wartawan Beritabaru.co