Pewarta Nusantara

Partai PDIP Kabarnya Akan Menang Saat Pemilu 2019

PDI-Perjuangan
Foto/Istimewa

Maruarar Sirait (Politisi PDIP), mengatakan tentang kontestasi politik bahwa, tidak ada partai politik yang menang secara berturut-turut saat Pemilu pasca reformasi 1998 lalu.

“Ada data yang menarik pasca reformasi 98 berarti pemilu pertama yang adalah PDI Perjuangan. Tahun 2004 yang menang adalah partai Golkar, 2009 yang menang Demokrat, 2014 yang menang PDIP,” ungkap Maruarar, Jakarta, 3/12/2017.

Menurut Maruarar, fenomena demikian memberikan gambaran merebut kekuasaan lebih mudah daripada mempertahankannya. “Artinya memelihara kepercayaan itu jauh lebih sulit dari pada merebut kemenangan,” jelasnya.

Menimbang elektabilitas dan popularitas PDIP yang semakain meningkat dirinya menyatakan saatnya PDIP mencetak sejarah baru pasca reformasi dalam kontestasi politik.

“Ini waktunya PDI Perjuangan membuat sejarah. Dalam pemilu yang kurang lebih 2 tahun lagi sekarang PDI Perjuangan 30 persen jauh di atas partai lain dan jauh diatas perolehan tahun 2014,” tegasnya.

Lanjutnya, hal yang saat ini akan dilakukan oleh PDIP adalah konsisten dengan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 nanti. “Nah, posisi ini yang harus dijaga oleh PDI Perjuangan konsisten memdukung Jokowi mendukung Pancasila mendukung kemudian jauh dari korupsi kader-kadernya. Saya kira kita akan membuat sejarah 2 kali menang secara berturut-turut,” tegasnya.

Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan Indo Barometer tentang elektabiltas partai, PDIP menempati urutan pertama sebagai partai yang dipilih oleh masyarakat umumnya.

Hasil survey tersebut yakni:
Partai yang paling banyak dipilih PDI-P 30,2%, Golkar 12,5%, Gerindra 10,8%, Demokrat 7,7% dan PKB 6%, PKS 5,0%, Nasdem 3,8%, PPP 3,3%, PAN 2,0%, Hanura 2,0%, Perindo 1,5%, PSI 0,2%.

Nonton Streaming TV Online.
Ardi Sentosa

Ardi Sentosa

Bukan super hero, bukan juga budak politik atau kepentingan manapun. Just Ardi Sentosa.

Advertisement

Advertisement