News, Sport  

Lamine Yamal, Bocah Ajaib Barcelona, Diberikan Harapan dan Tantangan oleh Xavi Hernandez

Avatar
Google News
Lamine Yamal, Bocah Ajaib Barcelona, Diberikan Harapan dan Tantangan oleh Xavi Hernandez
Lamine Yamal, Bocah Ajaib Barcelona, Diberikan Harapan dan Tantangan oleh Xavi Hernandez - pewarta nusantara - (Foto: España Diario Fútbol)

Pewarta Nusantara, Yogyakarta – Xavi Hernandez Mendorong Lamine Yamal untuk Mengambil Langkah yang Tepat dalam Karier Sepakbolanya.

Lamine Yamal, salah satu produk akademi Barcelona, telah berhasil mencuri perhatian pada musim 2022-23. Pada usia 15 tahun dan 290 hari, Yamal membuat debut profesionalnya dan menjadi pemain termuda dalam sejarah Barcelona.

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, menyatakan keyakinannya bahwa Lamine Yamal memiliki masa depan yang cerah. Xavi berharap agar Yamal tidak salah mengambil langkah-langkah penting dalam kariernya sehingga dapat berkembang dengan pesat.

“Saya tidak ingin memberikan tekanan yang berlebihan padanya. Yamal memiliki bakat yang luar biasa, tetapi ia masih berusia 15 tahun. Kesuksesannya akan tergantung pada pilihan-pilihan yang ia buat dan pengorbanan yang ia lakukan,” ujar Xavi seperti yang dilansir oleh dari laman Diario AS.

“Saya telah melihat banyak pemain berbakat seperti Yamal yang karier mereka hancur karena mengambil keputusan yang salah. Saya berencana untuk membawa enam atau tujuh pemain dari akademi ke sesi latihan pra-musim, namun saya tidak tahu apakah Yamal akan menjadi salah satunya atau tidak,” tambahnya.

Barcelona Berharap Lamine Yamal Memperpanjang Kontraknya. Kontrak Yamal di Camp Nou akan berakhir pada akhir Juni 2023. Saat ini, masa depan pemain tersebut masih belum pasti.

Xavi menyatakan bahwa ia tidak ingin mendesak Yamal untuk segera memperpanjang kontraknya. Keputusan tersebut dibiarkan sepenuhnya kepada pemain itu sendiri.

Baca juga: Lionel Messi Memilih Inter Miami: Xavi Hernandez Menghargai Keputusan Ikon Barcelona

“Terkait perpanjangan kontrak, semuanya tergantung pada Yamal sendiri,” tegas Xavi, sang pelatih yang berusia 43 tahun.

Tak lama setelah debut profesionalnya, Yamal segera dipanggil untuk bergabung dengan timnas Spanyol dalam ajang EURO U-17.

Meskipun tidak berhasil menjadi juara, Yamal menunjukkan performa yang gemilang dan berhasil meraih gelar top skorer dalam turnamen tersebut. (*Ibs)