Pewarta Nusantara

Kupersembahkan Peradaban

kupersembahkan peradaban
Ilustrasi/Feri Setiaji

Ini aku, dengan segala daya

Kala mengawal hati nan suci

Menggema seantero negeri

Beri kau tubuh air di hati kami

Aku sang pembawa pesan perdamaian

 

Indah dalam takjub do’a Ah! Ku ingin hidup sekali lagi

Angin memelukku menghantarkan padanya

Dulu senyum itu mati, kini hidup kembali

Rindu bersemi hari, tatkala muram tak membekas

Memupuk harapan hilang seindah cakrawala

Gelas kosong itu telah terisi

Mata angin mutiara peradaban: Kupersembahkan

 

Kemanusiaan termaktub dalam rumah kami: Untukmu

Rasakan benih cinta sang pengembara bumi

Izinkan aku terlahir kembali

Sirna, seteguk nikmat terobati

Kulantunkan syair keagungan

Terakhir kali kau menari

Dalam sujudku bersyukur kembali ke rahim Ibu Pertiwi

Nonton Streaming TV Online.
Adha Ginanjar

Adha Ginanjar

Si Pengembara Bumi, Pondok Pesantren Krapyak, Yayasan Ali Maksum.

Advertisement