KB Mashinostroyeniya Meningkatkan Produksi Senjata hingga 2,5 Kali Lipat

Google News
KB Mashinostroyeniya Meningkatkan Produksi Senjata hingga 2,5 Kali Lipat
KB Mashinostroyeniya Meningkatkan Produksi Senjata hingga 2,5 Kali Lipat - pewarta nusantara - (Foto: Missile Defense Advocacy Alliance)

Pewarta Nusantara, InternasionalKB Mashinostroyeniya, perusahaan produsen sistem rudal jarak pendek Iskander dan berbagai senjata pertahanan udara anti-tank, melaporkan peningkatan produksi persenjataan hingga 2,5 kali lipat sejak 2022.

Perusahaan ini juga menyatakan telah memenuhi pesanan pertahanan negara secara penuh dengan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap jadwal produksi.

CEO KB Mashinostroyeniya High Precision Systems, anak perusahaan Rostec, menyampaikan informasi ini melalui siaran pers yang dikutip dari Sputnik News.

Meskipun perusahaan tidak merinci secara spesifik jenis sistem senjata mana yang mengalami lonjakan produksi sebesar 250 persen, KB Mashinostroyeniya dikenal karena memproduksi sistem rudal balistik Iskander yang memiliki jangkauan hingga 500 km dan berat hulu ledak yang besar.

Selain itu, perusahaan ini juga memproduksi berbagai sistem senjata anti-tank, termasuk MANPADS seperti Verba, Igla, dan Strela, sistem perlindungan aktif untuk tank Arena, rudal anti-tank Shturm, Ataka, dan Malyutka, serta rudal udara Light Multipurpose Guided Rocket (LMUR) yang diluncurkan oleh helikopter Rusia.

Sementara KB Mashinostroyeniya terus meningkatkan produksi senjata, Amerika Serikat (AS) dan sekutu Eropa melaporkan kesulitan dalam memasok Ukraina dengan persenjataan dalam perang proksi melawan Rusia.

Baca Juga; Lebih dari 68.000 Orang Melintasi Perbatasan Sudan-Ethiopia Akibat Konflik, Tantangan Kemanusiaan Menyusul

Presiden AS, Joe Biden, bahkan telah mengumumkan rencana untuk mengerahkan munisi tandan ke Ukraina untuk membantu mengatasi kekurangan amunisi yang dihadapi oleh pasukan Ukraina dalam pertempuran.

Dalam beberapa tahun terakhir, AS dan sekutunya telah berkomitmen untuk mengirim lebih dari $94,5 miliar peralatan militer ke Ukraina, yang merupakan jumlah yang cukup besar dan setara dengan hampir 60 persen dari seluruh anggaran militer Rusia pada tahun 2023.

Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin telah menegaskan bahwa industri militer Rusia berkembang dengan sangat pesat dan berjanji untuk menghasilkan lebih banyak amunisi dan tank daripada yang dijanjikan AS dan sekutunya untuk dikirim ke Ukraina.

Hal ini menunjukkan ketegangan yang meningkat dalam persaingan militer dan geopolitik antara Rusia dan AS serta sekutunya di wilayah tersebut. (*Ibs)