Dampak Topan Mocha di Myanmar: Komunikasi Terputus, Bantuan Terhambat

Google News
Dampak Topan Mocha di Myanmar: Komunikasi Terputus, Bantuan Terhambat
Dampak Topan Mocha di Myanmar: Komunikasi Terputus, Bantuan Terhambat (Foto: appliedsciences.nasa.gov)

Pewarta Nusantara – Topan Mocha telah melanda Myanmar dengan kekuatan yang menghancurkan, menyebabkan gangguan besar pada komunikasi dan kesulitan dalam mengevaluasi tingkat kerusakan oleh pekerja bantuan.

Topan ini dikatakan sebagai salah satu badai paling kuat yang pernah melanda wilayah tersebut. Daerah yang terkena dampak terutama berada di pantai Negara Bagian Rakhine barat laut dan perbatasan selatan Bangladesh.

Dampak topan ini meliputi pohon tumbang, tiang dan kabel yang roboh, serta gelombang pasang yang menyebabkan banjir di wilayah dataran rendah.

Berdasarkan laporan awal, Sittwe, ibu kota negara bagian Rakhine, dilaporkan mengalami kerusakan parah. Namun, penilaian yang lebih jelas masih membutuhkan waktu karena beberapa pulau pesisir kecil sulit dijangkau dan sulit untuk berkomunikasi.

Kerusakan juga terjadi di kotapraja Sittwe, Kyaukpyu, dan Gwa, serta merobek atap gedung olahraga di Kepulauan Coco.

Menara komunikasi yang roboh telah memutuskan layanan internet dan telepon, mempersulit upaya penilaian kerusakan.

Tim darurat dari PBB telah dikerahkan untuk memberikan bantuan, namun situasi yang sulit dan banyaknya pengungsi yang tinggal di tempat penampungan yang tidak kokoh menambah kesulitan dalam merespon bencana ini.

Dalam beberapa hari ke depan, diharapkan adanya penilaian yang lebih rinci terkait kerusakan yang disebabkan oleh Topan Mocha di Myanmar, serta upaya yang diperlukan untuk memulihkan komunikasi dan memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak.