Esai

Biografi William James dan Teorinya

William James
Foto: Academy of Ideas

Pewartanusantara.com – Siapa yang tak kenal dengan William James? Namanya sudah cukup akrab di telinga berbagai kalangan, terutama bagi para pecinta ilmu filsafat. Filsuf sekaligus psikolog dari Amerika Serikat ini sudah banyak menyampaikan teori-teori seputar ilmu filsafat yang sangat terkenal hingga kini. Oleh karena itu, kali ini akan dibahas tentang biografi William James sekaligus beberapa teorinya yang terkenal.

Pendidikan dan Karir William James

Pembahasan tentang biografi William James akan dimulai dari pendidikannya. William James lahir pada 11 Januari 1842 di New York. William James mendapat pendidikan yang cukup baik walaupun ia harus pergi berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya untuk mengikuti sang ayah. Hal ini dilakukan sang ayah dengan maksud agar William James dapat terus berkembang.

Semasa kanak-kanak, William James mengenyam pendidikan di sebuah sekolah umum. Ia juga belajar dari beberapa guru yang khusus dipanggil oleh ayahnya saat mereka tinggal di Swiss, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat. William James kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Harvard yakni pada tahun 1972.

Pada awalnya, ia mempelajari tentang ilmu fisiologi. Namun, ia beralih mempelajari tentang ilmu psikologi serta ilmu filsafat. William James memulai karirnya pada usia 35 tahun dengan menjadi dosen di Universitas Harvard.

Tak hanya menjadi seorang dosen, William James juga menjadi salah satu instruktur di bidang fisiologi dan anatomi selama tujuh tahun lamanya. Seiring berjalannya waktu, karirnya semakin bersinar. Ia pun akhirnya diangkat menjadi seorang guru besar di bidang ilmu filsafat selama 9 tahun lamanya. Ia juga pernah menjabat sebagai guru besar dalam bidang ilmu psikologi selama 10 tahun.

Karir Di Bidang Kepenulisan

Karirnya dalam bidang kepenulisan juga tak kalah cemerlang. Berkat tulisan yang ia buat, William James mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia pendidikan di Amerika Serikat pada masa itu. Salah satu karyanya yang memiliki pengaruh besar adalah The Principles of Psychology yang terbit pada tahun 1980.

Karyanya yang berjudul Talks to Teacher juga cukup terkenal dan memberikan dampak yang tak kalah besar pada dunia pendidikan zaman itu. Dalam karyanya ini, William James menuangkan berbagai macam pemikirannya terkait cara mengajar para guru.

Teori William James

  • Teori Perkembangan

Teori pertama yang dikemukakan oleh William James adalah Teori Perkembangan. Teori ini berbicara tentang pengaruh pengalaman mental untuk bertahan hidup. Teori ini ia kemukakan berdasarkan pengalamannya selama mempelajari tentang psikologi hewan serta doktrin tentang teori evolusi biologi.

Melalui teori ini, William James ingin menyampaikan pendapatnya bahwa akar dari segala pendidikan adalah kumpulan insting asli dari anak-anak itu sendiri. Ia juga ingin menegaskan agar masyarakat membiarkan anak-anak untuk mengikuti insting mereka masing-masing. Dengan begitu, anak-anak dapat dikenalkan dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik.

  • Teori Kesadaran

Teori kedua dari William James yaitu Teori Kesadaran. Teori Kesadaran ini ia jelaskan secara lebih lengkap melalui karyanya yang berjudul The Principles of Psychology. Melalui teori ini, William James ingin menyampaikan pandangannya bahwa ilmu psikologi dan ilmu filsafat memiliki kaitan yang erat satu sama lain.

Dengan adanya teori ini, William James ingin menyampaikan pendapatnya bahwa kesadaran yang dimiliki oleh seseorang memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap terbentuknya kehidupan religius orang tersebut.

“Seek out that particular mental attribute which makes you feel most deeply and vitally alive, along with which comes the inner voice which says, ‘This is the real me,’ and when you have found that attitude, follow it.”
― William James

Demikianlah informasi mengenai biografi William James. Bagi Anda para pecinta filsafat, buku-buku karya William James nampaknya wajib untuk ada dalam daftar buku bacaan Anda. Selamat membaca.

Baca juga: Biografi Charles Sanders Peirce, Sang Bapak Pragmatisme

Tentang Penulis

pewarta