Sosok

Biografi George Wilhelm Friedrich Hegel, Bapak Filsuf dari Jerman

George Wilhelm Friedrich Hegel

“Nothing great in the world was accomplished without passion.”
– Georg Wilhelm Friedrich Hegel

George Wilhelm Friedrich Hegel Ilustrasi: editorafi.org/hegel2019

Pewartanusantara.com – George Wilhelm Friedrich Hegel merupakan bapak filosofi yang berasal dari Jerman. Ilmu yang berasal dari Hegel memiliki pengaruh yang luas di bidang ilmu filsafat. Hegel terkenal sebagai seorang filsuf idealis yang terkemuka. Biografi George Wilhelm Friedrich Hegel terkenal dan karyanya bisa dijadikan sebagai contoh untuk mengembangkan ilmu filsafat.

Profil George Wilhelm Friedrich Hegel

George Wilhelm Friedrich Hegel atau yang biasa dikenal dengan nama Hegel merupakan ilmuwan filsafat yang lahir di Jerman, pada tanggal 27 Agustus 1770. Keberadaan beliau sangat besar pengaruhnya terhada dunia filsafat. Masa kecil Hegel mungkin berbeda dengan rekan lainnya. Hegel menghabiskan banyak waktu dengan membaca literatur, Koran, esai filsafat dan tulisan lainnya.

Di masa kecilnya, Hegel memiliki hobi membaca, sehingga tidak heran jika hegel menjadi anak yang aktif ketika kecil. Hegel dilahirkan dari keluarga menengah ke atas yang mapan. Ayah dari hegel merupakan seorang pegawai negeri pemerintahan. Ibu hegel merupakan ibu yang akif dan progresif untuk mendidik anak-anaknya.

George Wilhelm Friedrich Hegel sempat menempuh pendidikan sekolah teologi tahun 1788 dan masuk di Universitas Tuebingen. Hegel merupakan seorang mahasiswa aktif yang menghasilkan banyak karya ketika duduk di bangku kuliah. Teologi merupakan salah satu ilmu yang hegel geluti sejak usianya sekitar 18 tahun.

“To be independent of public opinion is the first formal condition of achieving anything great.”
– HEGEL

Dalam biografi George Wilhelm Friedrich Hegel, ia dikenal sebagai filsuf dengan menggunakan metode dialetika sebagai metode filsafat. Tahun 1799 Hegel pernah bekerja di Jena pada masa gerakan romantik yang mengalami pertumbuhan paling pesat. Hegel di Jena berprofesi sebagai asisten professor di Heidelberg. Setelah menjadi asisten beliau sempat diangkat sebagai professor di Berlin pada tahun 1818.

Karya George Wilhelm Friedrich Hegel

Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Hegel sudah memiliki banyak karya. Karya yang cukup terkenal di tahun1790-1800 yaitu “The Positivity of Christian Religion”. Tahun 1801 Hegel berpindah ke Swiss dan mengajar di Universitas Jena. Setelah 6 tahun, Hegel menerbitkan karyanya lagi yaitu Die Phanomenologie des Geistes. Hegel mendapati inspirasi karyanya tersebut dari peristiwa politik.

George Wilhelm Friedrich Hegel memiliki delapan karya utama. Karya pertama yang beliau keluarkan yaitu pada tahun 1807 dengan judul Phenomenology of Spirit yang diartikan oleh banyak orang berupa pikiran. Karya keduanya berupa Science of Logic pada tahun 1812 hingga 1816. Karya lain yang beliau kerjakan adalah kuliah tentang filsafat sejarah.

Pemikiran George Wilhelm Friedrich Hegel

Karya yang Hegel terbitkan merupakan salah satu ketajaman daya pikir beliau yang dimilikinya. Biografi George Wilhelm Friedrich Hegel isinya sangat terkenal dengan pemikirannya yang disebut pemikiran Hegel. Hegel memiliki pemikiran yang yang tidak bisa terlepas dari dialetika antara lain tesis, anestesis dan sintesis. Berikut pemikiran yang terkenal dari Hegel.

  • Pemikiran metafisik Hegel

Pemikiran ini terletak pada Geist yang disebut dengan Roh atau Spirit. Roh yang ada dalam pandangan Hegel adalah real dan kongkrit yang dapat menjelma dalam berbagai bentuk sebagai world spirit yang menempati diri kedalam objek-objek khusus

  • Pemikiran epistomologi Hegel

Pemikiran tentang epistomologi ini tidak lepas dari pemikiran metafisik dan selalu konsisten dialetikanya

  • Pemikiran Etik Hegel

Pemikiran etika tidak jauh berbeda dengan metafisika dan epistimologi. Sebagaimana menjelaskan tentang roh yang obyektif,  ia juga menyebutkan dan menjabarkan etika sedemikian rupa.

Akhir Hidup George Wilhelm Friedrich Hegel

George Wilhelm Friedrich Hegel mengakhiri hidupnya pada tahun 1831. Hegel meninggal karena menderita penyakit kolera. Pengikut Hegel sampai saat ini banyak dan hampir ada di setiap Universitas di Jerman.

Baca juga: Biografi Friedrich Wilhelm Joseph Scelling Beserta Karyanya

Tentang Penulis

Nurul Hidayat

Nurul Hidayat

Pegiat media sosial dan aktif dalam Persatuan Pemuda Kreatif.
Editor di Pewarta Nusantara dan aktif sejak 2018.