Sosok

Biografi Charles Robert Darwin, Si Jeinius Pencetus Teori Evolusi dari Inggris

Darwin
Darwin adalah sosok di balik lahirnya buku The Origin of Species yang menceritakan perihal teori evolusi. Sangat lama Darwin menyembunyikan tulisan hebatnya karena pada masa Victoria, Inggris sedang penuh kontroversi. Namun, karena didukung oleh sahabat yang dipercaya dan Alfred Russel Wallace yang saat itu sedang menulis buku serupa, akhirnya Darwin menerbitkannya. (Gambar: https://pseudociencia.miraheze.org/wiki/Charles_Darwin)

Pewartanusantara.com – Sosok Charles Robert Darwin sepertinya tidak akan lekang oleh waktu. Si jenius ini adalah seseorang di balik adanya teori evolusi dan saking terkenalnya, biografi Charles Robert Darwin masih banyak dicari dan dipelajari sampai detik ini. Charles Robert Darwin sendiri lahir di Inggris pada 12 Februari 1809 dan meninggal pada usia ke-73 tahun pada 9 April 1892. Dan berikut biografi singkat Charles Robert Darwin.

Riwayat Hidup

Tahukah Anda bahwa Charles Robert Darwin lahir dari keluarga terpandang di masa itu? Lahir dari keluarga yang kaya raya membuat Charles kecil mendapatkan pendidikan yang baik. Karena sejak kecil sudah menampakkan kesukaannya terhadap biologi, akhirnya ia kemudian masuk ke fakultas kedokteran. Bahkan, semasa remajanya, ia menghabiskan waktu sebagai dokter magang bagi ayahnya.

Tidak sembarang magang, ia membantu ayahnya untuk mengobati orang-orang miskin di Shropshire dan akhirnya melanjutkan studinya di Universitas Edinburgh. Sayangnya, ia tidak menyukai praktik bedah yang menurut Darwin brutal sehingga meninggalkan pendidikannya saat itu. Akhirnya, ia kemudian belajar mengawetkan binatang dari seorang budak kerajinan kulit bernama John Edmonstone.

Melihat itu, Ayahnya kemudian memasukkan Darwin ke Universitas Cambridge untuk menjadi seorang pendeta. Pada saat itu, seorang naturalis memiliki pendapatan yang cukup dan dinilai sebagai pekerjaan yang baik karena melibatkan Tuhan. Setelahnya, ia memutuskan untuk menjadi pendeta dan mendampingi Kapten Robert FitzRoy.

Menariknya, dari yang ada pada biografi Charles Robert Darwin ini adalah, yang semula menjadi seorang dokter, pendeta, nyatanya Darwin kemudian juga menjadi seorang ilmuwan. Diberkati dengan tabungan dari sang ayah, Darwin bisa mendatangi Cambridge dan meneliti tanaman-tanaman modern, berkeliling London dan menemui naturalis-naturalis terbaik untuk lebih belajar.

Buku ‘Asal-usul Spesies’

Sebagaimana yang telah Anda ketahui, Darwin adalah sosok di balik lahirnya buku The Origin of Species yang menceritakan perihal teori evolusi. Sangat lama Darwin menyembunyikan tulisan hebatnya karena pada masa Victoria, Inggris sedang penuh kontroversi. Namun, karena didukung oleh sahabat yang dipercaya dan Alfred Russel Wallace yang saat itu sedang menulis buku serupa, akhirnya Darwin menerbitkannya.

Pada tahun 1859, buku yang jika diterjemahkan dalam bahasa menjadi ‘Asal-usul Spesies’ ini kemudian laku keras dan benar saja, menimbulkan perdebatan. Ada banyak yang menentang buku Darwin, baik dari kalangan peneliti, masyarakat, bahkan dari gereja.

Pada masa sulitnya, Darwin mendapat dukungan dari seorang kawan setia dan sampai-sampai mendapat julukan sebagai ‘Darwin’s Bulldog’ karena sangat mendukung Darwin dan teori evolusinya tersebut.

Kehidupan Pribadi Darwin

Tidak hanya perjalanan karirnya saja yang naik dan turun, perihal pernikahan seorang Charles Robert Darwin juga penuh liku. Ia jatuh cinta dengan sepupunya sendiri yang bernama Emma Wedgwood dan menggelar pernikahan menurut kaum Unitarian pada 29 Januari 1839. Pasangan Darwin dan Emma kemudian memiliki 10 anak walau 3 diantaranya meninggal sebelum dewasa.

Anak-anak Darwin memiliki tubuh yang lemah dan mudah sakit. Darwin percaya bahwa ada kemungkinan bahwa anak-anaknya lemah karena hubungan darah antara dia dan Emma masih cukup dekat.

Kemudian, Darwin sempat menuliskan mengenai hal buruk yang bisa terjadi karena perkawinan dengan kerabat dan keuntungan pernikahan silang.  Padahal, sudah lama seorang Darwin memikirkan tentang evolusi ide mengenai hubungan suatu spesies akan menghasilkan “common ancestor” dan melalui mutasi ini akan menghasilkan manusia baru.

Memang cukup menarik membaca biografi Charles Robert Darwin. Ia sosok yang cerdas, baik, tapi juga penuh kontroversi sehingga ceritanya selalu banyak digali sampai saat ini.

Baca juga: Biografi Mary Wollstonecraft, Sang Filsuf Wanita dari Britania Raya

Tentang Penulis

Nurul Hidayat

Nurul Hidayat

Pegiat media sosial dan aktif dalam Persatuan Pemuda Kreatif.
Editor di Pewarta Nusantara dan aktif sejak 2018.