Sosok

Biografi Alan Turing, Tokoh Matematikawan Penting Hingga Saat Ini

Alan Turing
Foto: The Denver Post

Pewartanusantara.com – Alan Turing merupakan seorang matematikawan yang sangat berperan penting. Selain itu, ia juga seorang ilmuwan komputer, ahli logika, ahli logika, kriptanalis, filsuf, dan juga ahli biologi teori. Diketahui bahwa Alan Turing memiliki pengaruh besar dalam pengembangan ilmu komputer teoretis. Karena itulah biografi Alan Turin banyak ditelusuri hingga saat ini.

Dalam catatan tentangnya, Alan Turing juga memberikan formalisasi konsep algoritma dan perhitungan dengan mesin. Alan Turing secara luas dikenal sebagai bapak ilmu komputer teoretis dan kecerdasan buatan. Meski Alan Turing dikenal dengan banyak pencapaiannya, ia tidak pernah sepenuhnya diakui di negara asalnya.

Riwayat Alan Turing

Alan Turing termasuk dalam tokoh peneliti komputer modern digital yang pertama. Bahkan, ia merupakan salah satu orang yang berpikir untuk menggunakan komputer dalam beragam keperluan pertama kali. Ia juga pernah mengatakan bahwa komputer dapat menjalankan berbagai program. Dia juga memberikan ide tentang mesin Turing, mesin yang dapat menjalankan sekumpulan perintah.

Tokoh ini lahir pada tanggal 23 Juni 1912 di Maide Vale, London, Inggris. Ia dikabarkan meninggal pada tanggal 7 Juni 1954. Diketahui pula bahwa ia meninggal tepat di usia 41 tahun, di Maide Vale, London, Inggris.

Alan Turing memiliki ayah bernama Julius Mathison Turing. Ia merupakan putra seorang pendeta bernama John Robert Turing. Garis keturunannya berasal dari keluarga pedagang Skotlandia yang bermarkas di Belanda. Sedangkan, ibu Alan Turing bernama Ethel Sara Turing. Ibu Alan Turing merupakan  keluarga bangsawan Anglo-Irlandia Protestan dari County Tipperary dan County Longford.

Alan Turing selama masa hidupnya tidak begitu dianggap sebagai warga negara Inggris karena homoseksualitasnya. Bahkan, di tahun 1952, ia ditangkap dan kemudian diadili karena tindak pidana yang berkaitan dengan hal tersebut.

Pada akhirnya, Alan Turing dikabarkan meninggal dunia karena keracunan sianida. Namun, nampaknya penyebab kematian Alan Turing masih menjadi perdebatan sampai saat ini.

Pendidikan Alan Turing

Alan Turing didaftarkan sekolah oleh orang tuanya di St Michael’s, sekolah sehari di 20 Charles Road, St Leonards-on-Sea. Kepala sekolahnya  mengenali bakat yang dimilikinya ketika ia masih berusia 6 tahun. Selain kepala sekolah, banyak guru lain yang juga mengenali bakat Alan Turing.

Diketahui bahwa antara Januari 1922 dan 1926, Alan Turing dididik di Hazelhurst Preparatory School. Sekolah tersebut merupakan sebuah sekolah independen yang berada di desa Frant di Sussex  yang sekarang dikenal sebahai Sussex Timur. Tepat di usia 13, pada tahun 1926 Alan Turing pergi ke Sherborne School, sebuah sekolah asrama independen di kota pasar Sherborne di Dorset.

Pada tahun 1936, Alan Turing meneruskan studi ke Universitas Princeton di Amerika Serikat. Setelah itu ia kembali ke Inggris pada tahun 1938. Saat di Inggris, secara rahasia, ia mulai bekerja paruh waktu. Kala itu, ia bekerja di Departemen Kriptoanalisis Inggris.

Pemikiran dan Karya Alan Turing

Alan Turing, semasa hidupnya telah mencetuskan beberapa penemuan. Salah satunya adalah pembentukan pola dan biologi matematika. Hal ini diawali dari peralihannya ke ilmu biologi matematika saat ia berusia 39, tepatnya pada tahun 1951. Bahkan ia telah menerbitkan karya berjudul “Basis Kimia Morfogenesis” pada Januari 1952.

“Sometimes it is the people no one can imagine anything of who do the things no one can imagine.”

Dalam rentetan biografi Alan Turirg tercatat bahwa ia tertarik pada morfogenesis, pengembangan pola, dan bentuk pada organisme biologis. Di sisi lain, meski karya Alan Turing terbit sebelum struktur dan peran DNA dipahami, karyanya tentang morfogenesis tetap relevan sampai saat ini.

Baca juga: Biografi Kurt Godel dan Pemikirannya

Tentang Penulis

pewarta