Pewarta Nusantara

Bestari Barus: Rancangan Trotoar Sudirman-Thamrin Harus Dibarengi Penegak Hukum Yang Tegas

Trotoar Sudirman-Thamrin
foto/breakingnews.co.id

PEWARTANUSANTARA.COM – Bestari Barus, anggota DPRD DKI Jakarta menyatakan, rancangan baru terkait penataan jalan dan trotoar di koridor sepanjang Sudirman-Thamrin harus dibarengi penegakan hukum yang tegas dan konsisten.

Selain itu, sambungnya, pemerintah provinsi DKI Jakarta, harus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, guna memastikan rancangan baru tersebut berjalan dengan lancar saat tahap pelaksanaan nanti.

“Kalau tujuannya penataan mudah-mudahan telah dikonsultasikan ke pihak kepolisian khususnya Polda Metro Jaya,” tutur Bestari.

Ia juga menyatakan, rancangan baru tersebut mestinya harus berdasar kajian yang menyeluruh dari Dinas Perhubungan. Sehingga, dapat mengantisipasi segala bentuk penyimpangan dengan bertambahnya motor yang diijinkan melewati jalan tersebut.

Bestari juga mengapresiasi dengan adanya titik-titik tertentu untuk ruang ekspresi di trotoar Sudirman-Thamrin. Hal tersebut dianggap bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

“Di beberapa negara berkembang, bahkan negara maju sudah menerapkan itu. Nantinya di akhir pekan masyarakat bisa berkesenian dan kegiatan kebudayaan. Itu bagus,” kata Bestari.

Dalam rancangan baru ini, Anies Baswedan merombak rancangan sebelumnya di era mantan gubernur Djarot Saiful Hidayat yang kurang mengakomodasi pemotor di jalan protokol itu.

“Saya ingin Sudirman-Thamrin jadi cerminan bahwa Jakarta milik semua. Saya tidak terima rancangan awal karena tidak ada ruang untuk motor,” jelasnya.

Nonton Streaming TV Online.
Gunawan Prasetio

Gunawan Prasetio

Advertisement